
Ilustrasi perang Iran Vs AS - Israel. (Ilustrasi/Gemini AI)
JawaPos.com - Austria menolak permintaan AS untuk menggunakan wilayah udaranya untuk melancarkan operasi militer melawan Iran. Negeri berjuluk 'Kerajaan Timur' tersebut menegaskan, pihaknya memilih netral terkait perang antara AS-Israel melawan Iran.
Dilansir dari Antara, Jumat (3/4), juru bicara Kementerian Pertahanan Austria mengonfirmasi adanya beberapa permintaan dari Washington, tetapi tidak menyebutkan jumlah pastinya, demikian laporan penyiar publik Austria, ORF.
Austria, yang mempertahankan kebijakan netralitas militer yang telah lama berlaku, belum memberlakukan larangan umum terhadap penerbangan AS, tetapi sedang meninjau permintaan berdasarkan kasus per kasus, menurut kementerian tersebut.
Partai oposisi Sosial Demokrat (SPO) juga menyerukan pemerintah untuk mempertahankan pendiriannya saat ini.
“Menteri Pertahanan Klaudia Tanner (OVP) seharusnya tidak menyetujui satu pun penerbangan militer AS ke Teluk. Ia juga seharusnya tidak menyetujui penerbangan transportasi atau dukungan logistik lainnya,” kata Sven Hergovich, kepala SPO di Austria Hilir.
“Sama seperti yang dilakukan Spanyol, Prancis, Italia, dan Swiss. Perang ini merusak kepentingan ekonomi Austria, Eropa secara keseluruhan, dan perdamaian dunia,” ujarnya, menambahkan.
Awal pekan ini, Spanyol dilaporkan menutup wilayah udaranya untuk penerbangan militer terkait konflik tersebut, sementara Italia menolak permintaan pesawat AS untuk mendarat di pangkalan di Sisilia.
AS dan Israel telah melancarkan serangan udara terhadap Iran sejak 28 Februari 2026. Serangan itu menewaskan lebih dari 1.340 korban, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.
Teheran kemudian membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS—menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur, serta mengganggu pasar global dan penerbangan.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
