Logo JawaPos
Author avatar - Image
24 Maret 2026, 18.38 WIB

Bos Platform Konten Dewasa OnlyFans Leonid Radvinsky Meninggal di Usia 43 karena Kanker

Leonid Radvinsky, pemilik OnlyFans, meninggal di usia 43 akibat kanker. (The Guardian) - Image

Leonid Radvinsky, pemilik OnlyFans, meninggal di usia 43 akibat kanker. (The Guardian)

JawaPos.com - Kabar duka datang dari dunia bisnis digital. Pemilik platform berbasis langganan konten dewasa OnlyFans, Leonid Radvinsky, meninggal dunia di usia 43 tahun setelah berjuang melawan kanker.

Dalam pernyataan resmi yang disampaikan kepada CBS News pada Senin, pihak OnlyFans mengonfirmasi kabar tersebut.

“Kami sangat berduka mengumumkan meninggalnya Leo Radvinsky. Leo meninggal dengan tenang setelah perjuangan panjang melawan kanker,” tulis perusahaan.

Keluarga juga meminta privasi di tengah masa sulit ini.

Sosok di Balik Kesuksesan OnlyFans

Leonid Radvinsky dikenal sebagai figur tertutup, namun berpengaruh besar dalam mengubah OnlyFans menjadi fenomena global. Pria kelahiran Ukraina yang besar di Chicago, Amerika Serikat itu memiliki latar belakang pendidikan ekonomi dari Northwestern University.

Sejak muda, Radvinsky sudah terjun ke bisnis digital. Ia memulai usaha situs rujukan konten dewasa saat masih kuliah. Kariernya berlanjut dengan mendirikan MyFreeCams, platform berbasis langganan untuk konten kreator.

Langkah besar terjadi pada 2018, saat ia mengakuisisi OnlyFans dari pendirinya, Guy dan Tim Stokely. Saat itu, platform tersebut masih relatif kecil dan belum dikenal luas.

Dari Platform Kecil Jadi Raksasa Global

Di tangan Radvinsky, OnlyFans berkembang pesat dan menjadi salah satu platform paling berpengaruh di industri kreator digital.

Berdasarkan data regulator, jumlah kreator melonjak dari sekitar 350.000 pada 2019 menjadi 4,6 juta pada 2024.

Pendapatan perusahaan juga dilaporkan meroket dari sekitar 59 juta dolar AS (2019) menjadi 1,4 miliar dolar AS (2024).

Model bisnis berbasis langganan yang memungkinkan kreator memonetisasi konten eksklusif, termasuk konten dewasa yang tidak diizinkan di platform lain, menjadi kunci kesuksesan OnlyFans.

Sementara menurut Forbes, kekayaan Radvinsky saat meninggal mencapai sekitar 4,7 miliar dolar AS. Popularitas OnlyFans juga membuatnya menerima dividen hingga 1,8 miliar dolar AS sejak 2021, sebagaimana dilaporkan Bloomberg.

Kepergiannya meninggalkan jejak besar dalam industri ekonomi kreator digital, khususnya dalam membuka peluang monetisasi langsung antara kreator dan penggemar.

Meski dikenal tertutup, peran Radvinsky dalam membentuk lanskap platform konten global tak terbantahkan, menjadikannya salah satu tokoh paling berpengaruh di era ekonomi digital modern.

Editor: Edy Pramana
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore