Presiden Rusia Vladimir Putin. (Al-Jazeera)
JawaPos.com - Presiden Rusia Vladimir Putin menawarkan untuk menghentikan semua pertukaran intelijen dengan Iran jika AS melakukan hal yang sama dengan Ukraina. Hal ini dikatakan sebuah laporan yang diterbitkan Jumat (20/3), dilansir dari Antara, Sabtu (21/3).
Usulan tersebut diajukan oleh Utusan Khusus Putin, Kirill Dmitriev, ketika ia bertemu dengan Steve Witkoff, rekan sejawatnya dari AS, dan menantu Presiden Donald Trump, Jared Kushner, pekan lalu di Miami, Florida. Demikian lapor media Politico Europe, mengutip dua sumber anonim.
Atas tawaran tersebut, pemerintahan Trump menolak, tetapi hal itu tetap memicu kekhawatiran di kalangan pejabat Eropa yang khawatir bahwa Putin mungkin mencoba untuk menciptakan perpecahan di antara sekutu NATO.
Seorang pejabat Uni Eropa yang berbicara kepada Politico Europe menggambarkan tawaran Putin sebagai hal yang "keterlaluan."
Sebelumnya pada Jumat, Trump mengecam aliansi transatlantik tersebut, dengan mengatakan bahwa tanpa AS, aliansi itu menjadi "macan kertas," dan mengkritik keras penolakan sekutu untuk membantu upayanya membuka kembali Selat Hormuz.
“Mereka tidak mau bergabung dalam upaya menghentikan Iran memiliki senjata nuklir. Kini setelah pertempuran dimenangkan secara militer dengan risiko kecil bagi mereka, mereka justru mengeluhkan harga minyak tinggi,” kata Trump di Truth Social.
“Namun, mereka juga tidak mau membantu membuka Selat Hormuz, yang disebutnya sebagai langkah militer sederhana dan menjadi satu-satunya penyebab lonjakan harga minyak,” tambahnya.
Trump juga menyebut para sekutunya di NATO sebagai pengecut karena tidak mau membantunya membuka Selat Hormuz.
Ketegangan regional di Timur Tengah telah meningkat sejak Israel dan AS melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, yang sejauh ini menewaskan sekitar 1.300 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu Ali Khamenei.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022