
Asap mengepul di Teheran setelah ledakan menyusul serangan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran, dalam cuplikan video media sosial yang dirilis 28 Februari 2026 (Al Jazeera)
JawaPos.com - Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, mengatakan jika Amerika Serikat (AS) berupaya menabur kekacauan di Iran dengan tujuan untuk memecah belah negara itu.
"Strategi musuh (AS-Israel) adalah menabur kekacauan di Iran, sehingga mereka dapat dengan mudah memecah negara ini menjadi beberapa bagian," kata Larijani sebagaimana dikutip oleh stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB, dilansir dari Antara, Minggu (8/3).
Larijani menambahkan bahwa beberapa tentara AS telah ditangkap.
Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan ke sejumlah target di dalam Iran, termasuk di Teheran, sehingga menimbulkan kerusakan dan korban jiwa di kalangan warga sipil.
Televisi pemerintah Iran mengonfirmasi kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei akibat serangan tersebut.
Iran lantas menanggapi serangan itu dengan melancarkan serangan rudal ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
