
Tangkapan layar video Donald Trump klaim suksesnya operasi militer di Iran. (Platform X)
JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengklaim operasi militer negaranya terhadap Iran berjalan sangat sukses. Namun pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya konflik yang dikhawatirkan memicu perang besar di kawasan Timur Tengah dan perang dengan negara sesama muslim.
Berbicara kepada wartawan di Gedung Putih pada Jumat (6/3) waktu setempat, Trump menyebut kinerja militer AS dalam operasi melawan Iran jauh melampaui ekspektasi.
“Di Iran kami melakukan dengan sangat baik. Seseorang bertanya bagaimana saya memberi nilai dari nol sampai 10. Saya katakan saya memberi nilai 12 sampai 15,” kata Trump.
Ia bahkan menyatakan kekuatan militer Iran telah hancur hampir sepenuhnya akibat serangan Amerika Serikat.
“Angkatan darat mereka sudah tidak ada. Angkatan laut mereka sudah tidak ada. Komunikasi mereka sudah tidak ada. Para pemimpin mereka sudah tidak ada. Dua kelompok pemimpin sudah hilang, mereka sekarang ke kelompok ketiga,” ujarnya.
Trump juga mengklaim seluruh armada laut Iran telah dihancurkan.
“Pikirkan saja. Mereka punya 32 kapal. Sekarang semua 32 berada di dasar laut,” katanya.
Pernyataan tersebut muncul di tengah eskalasi konflik setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan besar ke Iran sejak akhir Februari, yang memicu balasan berupa serangan rudal dan drone dari Teheran.
Trump menegaskan operasi militer itu menargetkan kelompok kepemimpinan Iran yang menurutnya bertanggung jawab atas berbagai kekerasan di kawasan.
Menurut dia, Washington memiliki dua pilihan: membiarkan ancaman itu terus berlangsung atau mengambil tindakan militer.
“Kami bisa menerima situasi itu dan membiarkannya berlangsung selama bertahun-tahun, atau melakukan sesuatu. Dan kami melakukannya,” kata Trump.
Ia juga memuji kemampuan militer Amerika Serikat, termasuk penggunaan pesawat pengebom siluman B-2 untuk menyerang fasilitas strategis Iran.
Trump menilai keberhasilan operasi tersebut membuat Amerika Serikat semakin disegani di dunia.
“Saya pikir kita adalah negara yang lebih dihormati daripada sebelumnya,” ujarnya.
Meski demikian, sejumlah analis dan pejabat intelijen memperingatkan bahwa kampanye militer besar sekalipun belum tentu mampu menggulingkan pemerintahan Iran. Sebuah laporan intelijen AS menyebut struktur kekuasaan Iran cukup solid dan kemungkinan tetap bertahan meski menghadapi serangan besar.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Jeritan Puluhan Tenaga Kesehatan PPPK Paruh Waktu di Balai Kota DKI: Gaji Ke-13 Tak Cair
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
