
Presiden Iran Masoud Pezeshkian. (Al Jazeera)
Dalam keterangan resminya, Pezeshkian menyatakan wafatnya Khamenei menjadi momen penting yang akan menandai fase baru dalam perjalanan sejarah dunia Islam dan komunitas Syiah.
Ia menilai kematian pemimpin tertinggi tersebut sebagai lambang perjuangan melawan apa yang ia sebut sebagai tindakan penindasan oleh Amerika-Zionis.
"Kejahatan besar ini tidak akan dibiarkan tanpa jawaban dan akan membuka halaman baru dalam sejarah dunia Islam dan Syiah. Darah murni pemimpin tinggi ini akan mengalir seperti mata air yang deras dan akan menyingkirkan penindasan dan kejahatan Amerika-Zionis," ujar Pezeshkian dikutip dari Al Jazeera, Minggu (1/3).
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemerintah Iran, dengan seluruh kemampuan negara serta dukungan umat Islam dan masyarakat internasional yang ia sebut sebagai “rakyat bebas,” akan memastikan pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut menerima konsekuensi.
"Dengan seluruh kekuatan dan tekad kami, dengan dukungan umat islam dan rakyat bebas di seluruh dunia, kami akan membuat para pelaku dan komandan besar ini menyesal," katanya.
Sebagai bentuk penghormatan, Pezeshkian menetapkan tambahan tujuh hari libur nasional, melengkapi 40 hari masa berkabung resmi yang sebelumnya telah diumumkan.
Sebelumnya, media semi-pemerintah Iran, Fars, melaporkan bahwa otoritas setempat menetapkan masa duka setelah Khamenei dinyatakan meninggal dunia akibat serangan militer gabungan AS-Israel ke wilayah Iran pada Sabtu (28/2).
Selain Fars, stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB, juga menyiarkan kabar kematian Ali Khamenei menyusul serangan besar-besaran yang terjadi di Iran.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
