video yang memperlihatkan pegawai gerai minuman populer Chagee meracik minuman menggunakan tangan kosong. (Weibo)
JawaPos.com - Sebuah video yang memperlihatkan pegawai gerai minuman populer Chagee meracik minuman menggunakan tangan kosong mendadak viral dan memicu gelombang kritik dari warganet. Aksi tersebut dinilai menjijikkan dan berpotensi membahayakan keamanan pangan.
Insiden ini terjadi di salah satu gerai Chagee yang berlokasi di Baolong City Plaza, Zhangzhou, Provinsi Fujian, Tiongkok. Dalam pernyataan resminya pada Selasa (6/1), manajemen Chagee China mengkonfirmasi bahwa pegawai perempuan bermarga Liu telah resmi diberhentikan dari pekerjaannya.
Video yang kini sudah dihapus itu direkam sendiri oleh Liu menjelang penutupan toko. Dalam rekaman tersebut, ia terlihat memeras irisan jeruk langsung dengan tangan, mencelupkan tangannya ke dalam shaker berisi teh susu, lalu mengaduk minuman dengan cara yang dinilai tidak higienis.
Bahkan, cairan yang sempat tumpah ke meja terlihat disapu kembali dan dimasukkan ke dalam shaker.
Tak butuh waktu lama, video tersebut menyebar luas di media sosial dan memantik kemarahan publik.
Banyak warganet menyuarakan kekhawatiran soal kebersihan dan standar keamanan makanan, bahkan sebagian mengaku kapok membeli produk Chagee setelah melihat video itu.
Mengutip Asia One, pihak Chagee menjelaskan bahwa aksi tersebut terinspirasi dari tren yang dikenal sebagai 'Indian milk tea', yakni gaya pedagang kaki lima di India yang meracik minuman dengan cepat menggunakan tangan.
Namun di Tiongkok, tren ini justru kerap dipandang negatif dan dianggap tidak memenuhi standar kebersihan.
Hasil investigasi internal menyebutkan bahwa bahan-bahan yang digunakan Liu dalam video tersebut sebenarnya adalah bahan yang sudah masuk kategori limbah dan tidak untuk dijual.
Rekaman CCTV juga memastikan minuman itu langsung dibuang setelah pengambilan video selesai.
Meski begitu, manajemen menilai tindakan Liu tetap tidak bisa ditoleransi. Apalagi, ia sempat meremehkan kejadian tersebut dengan alasan pengambilan video dilakukan di luar jam operasional.
Chagee menegaskan bahwa pegawai tersebut telah melanggar sejumlah aturan perusahaan terkait standar kebersihan dan citra merek.
Tak hanya Liu yang mendapat sanksi. Manajer gerai dan supervisor wilayah juga turut dikenai hukuman berupa penurunan jabatan akibat lemahnya pengawasan.
Sebagai langkah lanjutan, gerai Chagee di Baolong City Plaza untuk sementara ditutup dan baru akan dibuka kembali setelah lolos inspeksi serta memenuhi standar operasional perusahaan.
Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa di era media sosial, satu konten ceroboh bisa berdampak besar, bukan hanya bagi individu, tetapi juga reputasi sebuah merek besar.

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Harry Kane Cs Diprediksi Menang, Tapi Laga Berjalan Alot
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026: El Tri Difavoritkan Lolos ke 16 Besar!
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Adrien Rabiot Waspadai Lini Serang Lawan
