Larry Page, pendiri Google, memindahkan bisnis dan asetnya keluar dari California untuk menghindari pajak miliarder.
JawaPos.com — Larry Page, pendiri Google, secara resmi memindahkan sebagian besar bisnis dan asetnya dari California ke Delaware, Florida, dan Texas. Perpindahan ini terjadi di tengah meningkatnya risiko kebijakan pajak baru di California yang menyasar kelompok miliarder dan berpotensi memengaruhi struktur kepemilikan aset serta strategi investasi jangka panjang.
Menurut pengajuan dokumen resmi yang ditinjau oleh Business Insider, perubahan struktur bisnis tersebut dilakukan menjelang tenggat akhir 2025. California tengah mempertimbangkan proposal pajak kekayaan yang ditujukan bagi individu dengan kekayaan bersih sangat tinggi, dengan mekanisme penentuan domisili berdasarkan status penduduk pada tanggal tertentu.
Dalam rancangan kebijakan tersebut, individu yang masih tercatat sebagai penduduk California per 1 Januari 2026 dapat dikenai pajak meskipun setelahnya memindahkan domisili atau aset ke luar negara bagian.
Melansir Business Insider, Rabu (7/1/2026), seorang sumber yang dekat dengan Page mengatakan bahwa pendiri Google itu “telah meninggalkan California,” meskipun belum dapat dipastikan apakah kepindahan tersebut bersifat permanen.
Sejalan dengan upaya tersebut, kantor keluarga Page, Koop, telah dikonversi keluar dari California dan didirikan di Delaware. Selain itu, Flu Lab LLC yang mendanai penelitian influenza serta One Aero yang mendukung pengembangan teknologi penerbangan masa depan juga dipindahkan, masing-masing dengan alamat utama di Nevada dan Florida. Sementara itu, Dynatomics LLC, perusahaan rintisan yang berfokus pada penerapan kecerdasan buatan dalam manufaktur pesawat, dipindahkan ke Texas.
Menanggapi manuver ini, para analis menilai keputusan Page sebagai respons terhadap proposal pajak kekayaan di California yang akan mengenakan pajak satu kali sebesar lima persen dari total aset bagi penduduk dengan kekayaan bersih lebih dari satu miliar dolar AS. Kebijakan tersebut dinilai berisiko mendorong eksodus modal dari negara bagian tersebut.
Kekhawatiran serupa disampaikan oleh kalangan industri modal ventura. Dalam unggahan di platform X, investor teknologi Vinod Khosla menyebut kebijakan itu akan membuat California kehilangan pembayar pajak terpentingnya. “California akan mengalami kerugian bersih yang jauh lebih besar,” tulis Khosla, seraya memperingatkan dampak jangka panjang terhadap ekosistem inovasi.
Hingga kini, Page maupun perwakilannya belum memberikan pernyataan resmi. Namun The New York Times sebelumnya melaporkan bahwa Page telah memberi tahu sejumlah pihak bahwa dia mempertimbangkan pindah ke Florida sebagai respons terhadap rencana pajak tersebut, yang akan diberlakukan berdasarkan status domisili awal tahun.
Penolakan terhadap pajak miliarder juga datang dari kalangan pejabat publik. Wali Kota San Jose, Matt Mahan, menyebut kebijakan itu sebagai “rencana politik yang akan menenggelamkan ekonomi inovasi California,” mempertegas kekhawatiran bahwa iklim usaha di negara bagian tersebut bisa tertekan.
Peringatan lebih keras disampaikan pengacara selebritas Alex Spiro dalam suratnya kepada Gubernur California Gavin Newsom. Dia menyebut kebijakan tersebut berpotensi melemahkan daya saing California. “Penerapan pajak ini akan mendorong perpindahan modal dan kegiatan inovasi ke luar negara bagian,” ujar Spiro, dikutip Business Insider.
Keputusan Larry Page memperlihatkan bahwa kebijakan pajak semakin menentukan arah perpindahan bisnis dan aset para miliarder teknologi. Persaingan antarnegara bagian untuk mempertahankan modal dan talenta kini berlangsung semakin terbuka, sementara keputusan individual para pendiri perusahaan teknologi besar mulai memberi dampak nyata terhadap keseimbangan ekonomi Amerika Serikat.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
