
Presiden Venezuela Nicolas Maduro. (Bloomberg)
JawaPos.com-Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengungkap bahwa pemerintahan Venezuela akan berada di bawah kendali Amerika, setelah pihaknya menangkap Presiden Nicolas Maduro pada rangkaian serangan di yang terletak di Amerika Selatan tersebut.
Pengambilalihan ini akan dilakukan hingga tercapai apa yang ia sebut sebagai transisi pemerintahan yang aman, tepat, dan bijaksana. Saat ini, Maduro dibawa ke New York untuk menghadapi tuduhan perdagangan narkoba.
"Kami akan menjalankan negara ini sampai saatnya kami dapat melakukan transisi yang aman, tepat, dan bijaksana. Kita tidak bisa mengambil risiko bahwa orang lain mengambil alih Venezuela yang tidak memikirkan kepentingan rakyat Venezuela,” kata Trump selama konferensi pers di resor Mar-a-Lago miliknya di Florida seperti dikutip dari Reuters, Minggu (4/2).
Sebagai bagian dari pengambilalihan tersebut, perusahaan-perusahaan minyak besar asal Amerika Serikat akan masuk ke Venezuela yang diklaimnya untuk memperbaiki infrastruktur perminyakan yang telah lama rusak. Namun, para ahli menilai proses pemulihan itu dapat memakan waktu bertahun-tahun di negara dengan cadangan minyak terbesar di dunia tersebut.
Trump mengungkapkan bahwa dalam operasi dramatis yang dilakukan semalam, yang menyebabkan pemadaman listrik di sebagian wilayah Caracas dan mencakup serangan terhadap fasilitas militer, Pasukan Khusus AS berhasil menangkap Maduro pada salah satu lokasi persembunyiannya.
Maduro bersama istrinya, Cilia Flores, kemudian dibawa ke sebuah kapal Angkatan Laut AS, USS Iwo Jima, di lepas pantai sebelum diterbangkan ke Amerika Serikat pada Sabtu malam.
Seorang pejabat Departemen Kehakiman mengonfirmasi bahwa Maduro telah tiba di New York. Maduro, yang didakwa oleh otoritas AS atas berbagai tuduhan, termasuk konspirasi terorisme narkoba, dijadwalkan menjalani sidang perdana di pengadilan federal Manhattan pada Senin (5/1) nanti. Sementara itu, istrinya, Cilia Flores juga menghadapi sejumlah dakwaan, termasuk konspirasi impor kokain.
Meski demikian, belum jelas bagaimana Trump berencana mengawasi Venezuela ke depan. Pasukan AS tidak memiliki kendali langsung atas negara tersebut, dan pemerintahan Maduro tampaknya masih berkuasa serta tidak menunjukkan keinginan untuk bekerja sama dengan Washington. Trump juga tidak menjelaskan siapa yang akan memimpin Venezuela setelah Amerika Serikat menyerahkan kendali. (*)

Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026, Bruno Moreira Siap Hadapi Teror Bonek!
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026, Kesempatan Terakhir Macan Kemayoran ke Semifinal
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
