
Rama Duwaji akan menjadi first lady Kota New York mendampingi suaminya, yang baru terpilih sebagai Wali Kota. (Instagram/@lmf_dubai)
JawaPos.com - Setelah Zohran Mamdani menorehkan sejarah dengan memenangkan pemilihan Wali Kota New York pada Selasa (4/11) malam waktu setempat, perhatian publik segera tertuju pada sosok istrinya, Rama Duwaji. Pada 1 Januari 2026, Duwaji akan menjadi first lady Kota New York, mendampingi suaminya yang dilantik sebagai wali kota Muslim pertama di kota ini.
Dalam pidato kemenangannya, Mamdani menyampaikan apresiasi kepada istrinya. “Tidak ada seorang pun yang lebih saya inginkan berada di sisi saya saat ini dan di setiap momen,” ujarnya, dikutip dari ABC News.
Seni Duwaji sebagai Cerminan Dunia di Sekitarnya
Dikutip dari situs pribadinya yakni ramaduwaji.com, Duwaji merupakan ilustrator dan animator Suriah yang berbasis di Brooklyn, New York. Ia telah berkolaborasi dengan berbagai klien bergengsi seperti The New Yorker, The Washington Post, hingga Apple.
Selain berkarya, Duwaji juga pernah mengajar lokakarya ilustrasi dan animasi. Meski mayoritas menghasilkan karya di media digital, ia kerap membuat keramik buatan tangan sebagai bentuk jeda dari teknologi.
Dalam wawancara pada bulan April bersama YUNG, Duwaji mengaku aktif menyuarakan isu politik, termasuk isu Palestina. Baginya, seni adalah ruang refleksi atas apa yang terjadi di sekitarnya, namun perannya sebagai warga negara Amerika Serikat (AS) juga tak kalah penting untuk menyuarakan solidaritas.
“Karya seni saya selalu mencerminkan apa yang terjadi di sekitar saya. Tapi saat ini, yang terasa paling berguna selain peran saya sebagai seniman adalah peran saya sebagai warga negara AS. Hal yang bisa saya lakukan adalah menggunakan suara saya untuk berbicara tentang apa yang terjadi di AS, Palestina, dan Suriah sebanyak mungkin,” ujarnya, dikutip dari YUNG.
Suaminya, Mamdani, juga dikenal vokal dalam kritiknya terhadap perang Israel di Gaza. Bahkan, ia pernah mengatakan akan mengizinkan penangkapan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu jika mengunjungi New York. Pernyataan ini membuat lawan politiknya menuduhnya antisemitisme, tuduhan yang kemudian ia bantah.
“Saya selalu menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi antisemitisme di kota ini maupun di negara ini. Itu adalah keyakinan pribadi saya,” ujar Mamdani kepada para wartawan pada Juni, dikutip dari Time Magazine.
Kisah Pertemuan dan Pernikahan dengan Mamdani
Melansir The New York Times, Duwaji lahir di Houston dari keluarga keturunan Suriah. Ketika berusia sekitar sembilan tahun, ia pindah ke Dubai. Ia memperoleh gelar sarjana seni komunikasi dari Virginia Commonwealth University pada 2019.
Pada 2021, ia pindah ke New York untuk mengejar karier seni, dan pada tahun yang sama ia mengenal Mamdani melalui aplikasi kencan Hinge. Saat itu, Mamdani masih merupakan anggota parlemen negara bagian dan belum dikenal luas.
Pada 2024, Duwaji lulus dari School of Visual Arts, New York, dengan gelar master of fine arts in illustration as visual essay. Tidak lama setelah itu, Mamdani mengunggah foto dirinya di Instagram sambil mengumumkan pertunangan mereka. Pasangan ini kemudian menikah secara resmi pada Februari di Manhattan Marriage Bureau, dan merayakan pernikahan mereka pada Juli di Uganda, tempat kelahiran Mamdani. (*)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
