
Model Belarusia Vera Kravtsova jadi korban perdagangan organ. (Instagram @vera_kravth).
JawaPos.com-Pasar gelap penjualan organ manusia dan penipuan transplantasi bukan hanya soal transaksi medis ilegal. Di Asia Tenggara (paling banyak kasus dilaporkan terjadi di Kamboja, Myanmar, dan Thailand), praktik ini sering bercampur dengan perdagangan manusia, broker (perantara) palsu, dan skema online yang menipu donor atau pasien.
Beeikut ini adalah 7 pola penipuan yang dilaporkan media dan lembaga internasional, beserta contoh kasus dan cara mengenalinya, berdasarkan laporan dari Reuters, Al Jazeera, UNODC, The Guardian dan organisasi kemanusiaan.
1. Iklan beli ginjal dengan penawaran lewat media sosial
Beberapa korban di wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara melaporkan menemukan tawaran membeli ginjal di Facebook, WhatsApp, atau platform iklan baris. Pelaku meminta uang muka, biaya administrasi, atau biaya medis palsu, lalu menghilang setelah pembayaran. Laporan investigasi menunjukkan model ini umum dilakukan. Caranya, mereka menggunakan platform umum untuk menjaring orang miskin, lalu menipu mereka dengan biaya palsu.
2. Broker transplant tourism palsu yang menjanjikan operasi cepat
Permintaan pasien luar negeri untuk transplantasi cepat mendorong munculnya agen yang mengaku dapat mengatur operasi di rumah sakit asing. Dalam banyak kasus agen ini hanya mengatur perjalanan dan meminta deposit besar, sementara operasi tidak pernah terjadi atau dilakukan secara ilegal dengan hasil berbahaya. Kasus-kasus semacam ini terhubung dengan jaringan kriminal lintas negara.
3. Penipuan melalui jaringan scam
Investigasi terhadap scam centres di sepanjang perbatasan Thailand-Myanmar dan kawasan lainnya menemukan bahwa sindikat kriminal tidak hanya memaksa orang melakukan penipuan online, tetapi juga mengeksploitasi korban untuk keperluan lain, termasuk pemaksaan tubuh (dokumen menyinggung praktik perdagangan manusia yang beragam). Skenario ini meningkatkan kerentanan korban terhadap eksploitasi medis dan penjualan organ.
4. Pembelian darurat oleh pasien kaya, lalu ditipu (fake donor)
Beberapa pasien/keluarga yang putus asa mencari donor di luar jalur resmi dan malah mendapatkan “donor” yang ternyata tidak nyata atau hanya perantara. Mereka membayar biaya besar, namun operasi gagal terjadi karena donor palsu atau rumah sakit yang dilibatkan ternyata tidak berlisensi. Media internasional menemukan pola ini pada jaringan yang menargetkan pasien asing di kawasan tertentu.
5. Eksploitasi komunitas miskin dengan imbalan kecil, konsekuensi besar
Laporan lapangan menunjukkan komunitas miskin di beberapa negara menjadi sumber donor tubuh yang dieksploitasi. Mereka ditawari uang kecil, setelah itu masalah kesehatan jangka panjang dan kehilangan akses layanan kesehatan menjadi kenyataan. Seringkali ada unsur penipuan, misalnya janji pekerjaan.
6. Skema “donor berbayar” yang berubah menjadi jaringan kriminal
Beberapa jaringan menggunakan iming-iming legalitas atau “program donor berbayar” yang konon sah untuk merekrut orang. Setelah itu donor dipaksa atau dikelabui, dan sebagian hasil transaksi dikuasai oleh broker kriminal yang beroperasi lintas batas. Lembaga internasional telah mengaitkan model bisnis semacam ini dengan kelompok kriminal transnasional di kawasan.
7. Penipuan pasca-transplantasi dengan biaya tambahan, ancaman, serta pemerasan

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
