
PM Israel Benjamin Netanyahu. (Facebook/CGTN Frontline)
JawaPos.com – Serangan pada Selasa (28/10) hingga Rabu (29/10) di Gaza membuat 100 orang meninggal. Lagi-lagi korban terbanyak adalah wanita dan anak-anak. Padahal, gencatan senjata baru hitungan hari.
Dilansir dari Al Jazeera, Kamis (30/10), warga Palestina di Gaza putus harapan akan gencatan senjata yang selalu digembar-gemborkan Presiden Amerika Donald Trump sebagai kemenangannya. Bahkan Qatar sebagai mediator pun menyatakan frustasi dengan tindakan Israel.
Hari ini, pasukan Israel menyerbu Qabatiya dan Turmus Aya. Di Qabatiua memang tidak ada cedera yang dilaporkan.
Namun di Turmus Aya, bentrokan terjadi karena ada geranat dan gas air mata. Penyerangan tidak hanya dilakukan militer.
Pemukim Israel menebang ratusan pohon zaitun kuno di tanah milik tiga desa di selatan Nablus. Yang lainnya menyerbu desa Badui di daerah al-Hathroura yang terletak di timur Yerusalem.
Mereka merusak properti dan memblokir jalan. Melihat serangan demi serangan, semakin banyak warga Palestina di Gaza yang kehilangan harapan akan gencatan senjata.
"Kini, setelah gencatan senjata dan gelombang baru pengeboman di Gaza. Orang-orang yang baru saja mulai merasakan rasa aman, damai, dan tenteram kembali hidup dalam ketakutan. Terutama anak-anak dan perempuan," ujar salah satu warga Gaza Hassan Lubbad.
Dalam proses gencatan senjata ini kurang ada kegiatan pengamanan yang netral. "Kami ingin komitmen penuh terhadap gencatan senjata, bukan hanya untuk satu atau dua minggu, hanya agar situasi kembali menjadi agresi dan perang," ujar warga Gaza lainnya Suha Awad.
Sementara itu, dilansir dari Anadolu Agency, Rabu lalu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengunjungi markas besar pasukan multinasional pimpinan Amerika di Kiryat Gat, Israel selatan. Dia bertemu dengan Komandan Komando Pusat AS (CENTCOM) Laksamana Bradley Cooper.
"Saya senang menyambut teman-teman Amerika kami di Kiryat Gat. Mereka bekerja sama dengan kami dalam sebuah rencana untuk mewujudkan Gaza yang berbeda, yakni Gaza yang tidak lagi menjadi ancaman bagi Israel," ujarnya.
Netanyahu mengucapkan ingin segera melucuti senjata Hamas dan demiliterisasi Gaza. Dia lagi-lagi menyebutkan bahwa tindakan tersebut merupakan kesepakatan gencatan senjata. "Kami sedang mengerjakan ini secara bertahap, bersama dengan komponen-komponen lain dari rencana ini," tuturnya.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
