Suasana haru dan pilu di Gaza saat ratusan warga Palestina yang dibebaskan dari penjara Israel kembali ke Tanah Air mereka (Dok. Al Jazeera)
JawaPos.com-Dua tahun sudah perang menghancurkan Gaza, Palestina. Kini, upaya global untuk membangun kembali wilayah itu mulai menunjukkan arah. Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty, mengungkapkan bahwa 15 teknokrat Palestina telah ditunjuk untuk mengelola Gaza pada masa pascaperang.
“Nama-nama mereka telah disetujui oleh Israel,” kata Abdelatty kepada The Associated Press, tanpa menyebutkan identitas para anggota.
Menurutnya, para teknokrat tersebut akan menangani urusan pemerintahan sehari-hari di Gaza, sementara 'Board of Peace', dewan yang akan mengawasi arus dana rekonstruksi dan diketuai oleh Presiden AS Donald Trump, akan memantau prosesnya.
“Kita perlu menugaskan mereka untuk mengurus kehidupan masyarakat Gaza sehari-hari. Dewan Perdamaian akan mendukung dan mengawasi aliran dana rekonstruksi,” ujarnya.
Abdelatty mengatakan, komite beranggotakan 15 orang itu telah disetujui oleh seluruh faksi Palestina, termasuk Hamas. Ia mengklaim, Hamas menyambut baik rencana yang disebut sebagai bagian dari proses transisi menuju stabilitas Gaza.
“Mereka tidak akan berperan dalam masa transisi. Mereka berkomitmen pada hal itu, karena kini fokus pada pembentukan komite administratif untuk mengurus rakyat Gaza,” katanya.
Mesir menegaskan, Israel juga memiliki kewajiban untuk menarik pasukannya dari Gaza dan mengizinkan bantuan kemanusiaan masuk agar komite administratif bisa bekerja di lapangan.
Sementara itu, Jaco Cilliers, pejabat dari United Nations Development Program (UNDP), menyebut bahwa dunia internasional tampak siap membantu pembiayaan rekonstruksi Gaza yang diperkirakan mencapai USD 70 miliar atau sekitar Rp 1.100 triliun lebih
“Kami mendapat kabar positif dari sejumlah mitra Eropa dan Kanada. Diskusi juga tengah berlangsung dengan Amerika Serikat,” kata Cilliers.
Warga Palestina yang mengungsi berjalan di tengah bangunan yang hancur di kamp pengungsi Shati di Kota Gaza, Minggu, 12 Oktober 2025. (AP Photo/Abdel Kareem Hana).
UNDP mencatat, perang yang dipicu oleh serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 telah menghasilkan lebih dari 55 juta ton puing. Sejauh ini, sekitar 81 ribu ton reruntuhan telah berhasil dibersihkan, namun pemulihan total Gaza diperkirakan memakan waktu puluhan tahun.
Dari Turki, Presiden Recep Tayyip Erdogan turut menyatakan komitmennya dalam mendorong dukungan internasional bagi rekonstruksi Gaza.
Dalam perjalanan pulang dari KTT Sharm el-Sheikh di Mesir, Erdogan mengatakan akan menggandeng negara-negara Teluk, Amerika Serikat, dan Eropa untuk mempercepat proyek pembangunan yang digagas oleh Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Liga Arab.
“Kami yakin dukungan finansial besar akan segera mengalir,” ujar Erdogan dalam transkrip resmi yang dirilis kantornya.
“Kesan awal dari mitra internasional sangat menjanjikan.”
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022