Eks PM Inggris Tony Blair. (dok Al Jazeera)
JawaPos.com – Mantan Perdana Menteri (PM) Inggris, Tony Blair, masih banyak dianggap sebagai penjahat perang oleh publik di dunia Arab maupun Inggris.
Saat menjabat sebagai PM, Blair ikut serta dalam invasi dan pendudukan Irak tahun 2003 bersama Amerika Serikat, yang didasarkan pada tuduhan palsu soal senjata pemusnah massal.
Menurut laporan Al Jazeera, Senin (29/9/2025), nama Blair kembali mencuat karena ia terlibat dalam penyusunan rencana 21 poin yang digagas Donald Trump untuk mengakhiri Perang Gaza.
Namun, sosok Blair dianggap sangat kontroversial. Walau peran pastinya belum ditetapkan, gambaran besar rencana itu sudah jelas.
Setelah banyak upaya gagal menghentikan perang di Gaza, Trump mengajukan usulan baru yang juga membuka peluang bagi terbentuknya negara Palestina merdeka di masa depan, sesuatu yang selalu ditolak Israel.
Rencana itu mencakup pembebasan 48 sandera di Gaza dengan imbalan masuknya bantuan kemanusiaan, gencatan senjata, dan pembebasan tahanan Palestina dari penjara Israel.
Selain itu, Hamas diminta melucuti senjata, dengan tawaran amnesti bagi pejuang yang berhenti bertempur, sedangkan yang menolak bisa meninggalkan Gaza.
Dokumen itu menekankan bahwa warga Palestina tidak boleh dipaksa keluar dari wilayahnya. Jika ada yang keluar secara sukarela, mereka tetap boleh kembali ke rumah.
Jika benar dijalankan, ini akan menjadi perubahan besar bagi Trump. Sebelumnya, ia sempat mengusulkan pembersihan etnis di Gaza, bahkan ingin memindahkan dua juta penduduknya.
Trump juga pernah merilis video berbasis kecerdasan buatan yang menggambarkan idenya tentang “Gaza Riviera”.
Proposal barunya diklaim menawarkan jalan realistis menuju negara Palestina, meski sebelumnya Trump menolak solusi dua negara yang kini didukung banyak negara Barat seperti Inggris, Prancis, dan Kanada.
Namun, AS dan Israel berencana mempertahankan Gaza Humanitarian Foundation (GHF), organisasi kontroversial yang didirikan untuk menggantikan PBB dan lembaga bantuan internasional di Gaza.
Banyak warga, termasuk anak-anak, tewas ditembak tentara Israel maupun tentara bayaran AS di sekitar GHF saat berebut bantuan.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
