
Halaman depan situs No Music for Genocide. (nomusicforgenocide.org)
JawaPos.com - Lebih dari 400 musisi dan label rekaman, termasuk nama-nama besar seperti Aminé, Massive Attack, Rina Sawayama, Primal Scream, dan Fontaines D.C., telah menarik lagu mereka dari layanan streaming di Israel. Langkah ini sebagai bentuk protes atas kekerasan militer Israel terhadap rakyat Palestina yang hingga kini masih terus berlangsung.
Aksi ini merupakan bagian dari gerakan bertajuk No Music for Genocide, sebuah kampanye boikot kebudayaan terhadap Israel. Melalui situs resminya, gerakan ini menyatakan bahwa para musisi dan label telah memblokir akses ke katalog musik mereka di wilayah Israel, termasuk di platform seperti Spotify dan Apple Music.
“No Music for Genocide adalah boikot kebudayaan terhadap Israel,” tulis pernyataan resmi di situs nomusicforgenocide.org (22/9).
“Lebih dari 400 artis dan label telah menghapus musik mereka dari wilayah tersebut sebagai respons terhadap genosida di Gaza, pembersihan etnis di Tepi Barat, apartheid Israel/'48, serta tekanan politik terhadap gerakan pro-Palestina secara global.”
Lebih lanjut, menurut pernyataan di situsnya, boikot ini dimaksudkan untuk menambah tekanan internasional terhadap Israel. Gerakan ini terinspirasi dari boikot kebudayaan di Afrika Selatan yang dianggap berhasil melawan politik apartheid di era 1980-an.
Meski telah diikuti ratusan musisi, gerakan ini masih membuka pintu bagi artis-artis lain yang ingin bergabung dan menunjukkan solidaritas terhadap Palestina. Informasi lebih lanjut mengenai cara bergabung dalam boikot ini tersedia di situs resmi No Music for Genocide.
Gerakan No Music for Genocide menjadi simbol perlawanan kolektif dari dunia musik terhadap kekerasan militer Israel di Palestina. Dengan lebih dari 400 musisi menyuarakan sikapnya, gerakan ini membuktikan bahwa musik bukan sekadar hiburan, tapi juga alat untuk memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022