Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 19 September 2025 | 16.01 WIB

Made on YouTube 2025: Kembangkan Aneka Fitur Berteknologi AI bagi Para Kreator

Made on YouTube 2025. (dok Indian Express)

JawaPos.com – Memasuki usia ke-20, YouTube telah berevolusi jauh dari sekadar situs berbagi video sederhana dengan konten amatir berbiaya rendah. Kini, dengan lebih dari 2,7 miliar penggunam, termasuk selebriti besar seperti penyanyi Inggris Dua Lipa, YouTube menjadi platform global dengan konten berkualitas profesional.

Platform ini bahkan telah menjadi cara paling populer bagi warga Amerika untuk menonton TV, dan diprediksi tahun ini pendapatannya mampu melampaui Disney sebagai pemimpin industri media.

Dilansir dari Reuters, dalam acara tahunan Made on YouTube yang digelar Selasa (16/9/2025), para eksekutif perusahaan memaparkan visi jangka panjang YouTube dalam mendominasi industri penyiaran melalui kecerdasan buatan (AI). Fokus utama mereka adalah menghadirkan teknologi AI untuk mendukung para kreator video, bukan menggantikan mereka.

CEO YouTube Neal Mohan menegaskan bahwa AI hanyalah alat bantu, bukan ancaman bagi pekerjaan pembuat konten. Menurutnya, membuat video di YouTube seharusnya dipandang sebagai jalur karier yang berkelanjutan dan terhormat.

Didukung pendanaan besar dari Google serta keahlian AI yang unggul, YouTube terus memperlebar jarak dengan Disney, yang mendominasi hampir sepanjang tahun 2024. Untuk memperkuat posisinya, YouTube meluncurkan lebih dari 30 alat baru berbasis AI, mulai dari fitur belanja otomatis dalam video, pengeditan cepat, hingga generator konten audio dan visual.

Para kreator besar seperti Dua Lipa, Mark Rober, Smosh, dan Brandon B tampil dalam acara tersebut untuk menunjukkan bagaimana inovasi ini bisa digunakan. Banyak di antara mereka kini memiliki basis penggemar setara atau bahkan lebih besar dari bintang Hollywood di media sosial, menjadikan kreator YouTube ikon baru bagi generasi konsumen media saat ini.

Dua Lipa sendiri menyebut YouTube sebagai wadah penting untuk menjalin kedekatan dengan para penggemarnya. Meski begitu, pihaknya belum memberikan tanggapan mengenai bagaimana ia akan memanfaatkan fitur AI baru ini.

Dalam empat tahun terakhir, YouTube telah membayar lebih dari USD 100 miliar kepada kreator, banyak di antaranya yang kemudian menginvestasikan kembali pendapatannya untuk membangun studio profesional layaknya Hollywood.

Dengan strategi agresif ini, YouTube tercatat meraih 13,4 persen pemirsa AS pada Juli lalu, unggul dari Disney yang hanya 9,4 persen. Para analis bahkan memperkirakan pendapatan YouTube tahun ini akan melampaui USD 60 miliar, melampaui perolehan Disney tahun lalu. (*)

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore