
Hakim Frank Caprio meninggal dunia. (The News International).
JawaPos.com - Hakim Frank Caprio, sosok yang dijuluki publik sebagai 'hakim paling baik hati di Amerika', meninggal dunia pada Rabu (21/8) dalam usia 88 tahun akibat kanker pankreas.
Kabar duka itu diumumkan keluarganya lewat media sosial, seraya menyebut Caprio sebagai figur penuh kasih, rendah hati, dan percaya pada kebaikan manusia.
"Dicintai karena belas kasih, kerendahan hati, dan keyakinannya yang tak tergoyahkan terhadap kebaikan orang-orang, Hakim Caprio menyentuh kehidupan jutaan orang," tulis keluarga dalam pernyataan resmi.
“Kehangatan, humor, dan kebaikannya meninggalkan jejak mendalam bagi siapa pun yang mengenalnya," lanjut keterangan pihak keluarga.
Lahir pada 24 November 1936 di Providence, Rhode Island, Frank Caprio meniti karier panjang sebagai hakim di pengadilan kota. Ia telah memimpin ribuan perkara ketika akhirnya dunia televisi meliriknya.
Acara Caught in Providence, yang awalnya hanya tayang di televisi lokal, menampilkan Caprio dalam keseharian sidang nyata dengan warga.
Gaya kepemimpinannya yang penuh empati, sering kali disertai humor, membuat tayangan ini berbeda dari acara hukum lain. Video-videonya kemudian viral di berbagai platform digital, Facebook, YouTube, hingga TikTok, dan ditonton miliaran kali.
“Semua yang tampil di acara itu adalah persidangan nyata, bukan rekayasa,” kata Caprio dalam wawancara tahun 2019.
“Kami hanya memperlihatkan sepotong kehidupan masyarakat Rhode Island yang ternyata juga mencerminkan pengalaman banyak orang di seluruh dunia," ungkapnya saat itu.
Popularitasnya membawa Caught in Providence masuk ke siaran nasional pada 2018, meski hanya bertahan dua musim hingga ia pensiun pada 2020. Namun, warisan kisah-kisah penuh kemanusiaan dari ruang sidang itu terus abadi di jagat maya.
Selain dikenal lewat televisi, Caprio pernah duduk di Dewan Kota Providence pada 1960-an, maju sebagai calon Jaksa Agung, serta aktif di berbagai kegiatan sosial.
Ia juga menerima Producer’s Circle Award di Rhode Island International Film Festival 2018 dan menulis memoar berjudul Frank Caprio: Compassion in the Court yang terbit Februari lalu.
Selepas pensiun, ruang sidang yang dulu dipimpinnya resmi dinamai The Chief Judge Frank Caprio Courtroom sebagai bentuk penghormatan.
Caprio meninggalkan istri tercinta, Joyce, lima anak, tujuh cucu, serta dua cicit. Keluarga menjadi bagian penting dalam kisah hidupnya, bahkan ide awal untuk merekam persidangan lahir dari usulan sang istri.
“Saya tidak suka ide itu, tapi kalau istri saya yang menyarankan, biasanya saya tidak menang,” ujarnya sambil bercanda kala itu.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
