
Berbagai produk Labubu sedang marak diburu di Korea Selatan. (Newsis, Instagram @roses_are_rosie)
JawaPos.com - Berbeda dari Indonesia yang sudah tidak memburu Labubu, di Korea Selatan (Korsel) tren tersebut baru menjamur.
Lebih dari 7.000 barang palsu yang menampilkan Labubu, telah disita oleh otoritas bea cukai Korsel dalam dua bulan terakhir.
Penyelundupan Labubu palsu didorong dengan kepopuleran boneka tersebut secara global, dan meningkatnya permintaan di kalangan penggemar dan kolektor.
Menurut Layanan Bea Cukai Korea pada Rabu (6/8), barang-barang yang disita selama proses pemeriksaan bea cukai tidak hanya mainan berbulu, tetapi juga figur, gantungan kunci, dan casing smartphone.
Banyak produk palsu yang sangat mirip dengan barang dagangan resmi, sehingga sulit bagi konsumen rata-rata untuk membedakannya dari yang asli.
Dikutip dari Korea Times, sebagian besar produk Labubu palsu dijual dengan harga kurang dari 10.000 won (sekitar Rp118 ribu), melalui pasar daring yang berbasis di Tiongkok.
Sebagai informasi, Labubu belakangan ini menjelma menjadi barang yang diincar dan trendi, terutama setelah para selebritis Korea Selatan dan luar negeri, yang mengunggah foto karakter tersebut di media sosial.
Karena permintaan yang tinggi dan keterbatasan pasokan, produk asli sering kali dijual kembali dengan harga yang melambung tinggi, yang memicu maraknya produk palsu.
"Untuk melindungi konsumen, kami berencana memperketat pemeriksaan bea cukai untuk barang-barang Labubu palsu," ujar seorang pejabat Bea Cukai Korea Selatan.
"Produk yang dijual dengan harga luar biasa murah dari penjual tidak resmi, kemungkinan besar palsu."
"Pembeli harus selalu memeriksa kredibilitas penjual dan harganya sebelum membeli."
Labubu awalnya dirancang pada tahun 2015 oleh seniman asal Hong Kong, yaitu Kasing Lung.
Kemudian Labubu dikomersialkan pada tahun 2019, setelah pengecer mainan asal Tiongkok Pop Mart memperoleh hak lisensi eksklusif. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
