Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 26 Juli 2025 | 03.40 WIB

KBRI Phnom Penh: Tidak Ada WNI yang Menjadi Korban Jiwa dalam Konflik Perbatasan Kamboja-Thailand

Warga mengungsi di Thailand menyusul bentrokan senjata di perbatasan dengan Kamboja pada Kamis (24/7) (Dok. Xinhua/ANTARA)

JawaPos.com – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh mengatakan bahwa tidak ada korban WNI dalam konflik perbatasan antara Thailand-Kamboja pada Jumat (25/7).

Kepastian itu dinyatakan dalam pertemuan antara Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Kamboja Prak Sokhonn dengan korps diplomatik termasuk KBRI Phnom Penh.

Dikutip dari situs berita ANTARA dan laman resmi KBRI Phnom Penh, Duta Besar (Dubes) RI untuk Kamboja Santo Darmosumarto menyampaikan informasi resmi terkait hal tersebut.

"Menlu Kamboja menyampaikan informasi adanya korban di wilayah Kamboja, tetapi belum dapat memberikan konfirmasi terkait jumlah orang yang meninggal, luka-luka, ataupun bangunan-bangunan yang rusak," kata Santo.

"Ditekankan bahwa tidak ada warga negara asing yang menjadi korban," tambah Santo sesuai informasi yang diterima oleh KBRI Phnom Penh di Jakarta, Jumat (25/7).

KBRI Phnom Penh mengatakan bahwa dalam pertemuan itu, Menlu Kamboja diketahui menyampaikan kronologi eskalasi konflik.

Konflik bermula ketika bentrokan senjata terjadi yang mengakibatkan tewasnya seorang serdadu Kamboja pada Rabu (28/5) lalu.

Pemerintah Kamboja juga menyampaikan komitmen untuk mencari solusi damai berdasarkan hukum internasional dari permasalahan yang dihadapi saat ini dengan Thailand.

Menlu Kamboja juga menjelaskan bahwa Perdana Menteri (PM) Kamboja Hun Manet telah mengirimkan surat kepada Presiden Dewan Keamanan PBB agar dilakukan pembahasan mengenai konflik yang berkembang dengan tujuan mendorong kesepakatan gencatan senjata.

Surat serupa juga sudah disampaikan kepada PM Malaysia sebagai Ketua ASEAN untuk meminta bantuan dalam menengahi kedua negara yang sedang bertikai.

Menlu Kamboja juga mengucapkan apresiasi atas upaya PM Malaysia dalam berkomunikasi langsung dengan pimpinan kedua negara yang sedang mengalami konflik

Berdasarkan informasi yang diterima KBRI Phnom Penh, tercatat ada WNI yang menetap dan bekerja di O’Smach, ibu kota Provinsi Oddar Meanchey, Kamboja.

Di saat bersamaan, Menlu Kamboja meminta agar warga lokal dan asing tidak melakukan perjalanan di daerah Provinsi Oddar Meanchey dan Preah Vihear yang sedang berkonflik.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore