
Para lansia duduk di bawah jembatan Mapo di Seoul (30/6)
JawaPos.com - Populasi penduduk Korea Selatan bisa terjun hingga 7,53 juta jiwa atau sekitar 15 persen, dari jumlah populasinya saat ini pada abad berikutnya.
Laporan yang diterbitkan pada hari Rabu (2/7), oleh Korean Peninsula Population Institute for Future ini menunjukkan bahwa bahkan dalam skenario yang paling optimis sekalipun.
Populasi warga Korea Selatan diproyeksikan akan menurun dari 51,68 juta jiwa saat ini menjadi 15,73 juta jiwa pada tahun 2125, kurang dari sepertiga dari jumlah populasinya saat ini.
Proyeksi lembaga tersebut menggunakan metode kohort-komponen, yang diakui secara internasional untuk memperkirakan perubahan populasi di masa mendatang.
Di mana dengan menganalisis tiga komponen utama dinamika populasi, yaitu fertilitas, mortalitas, dan migrasi.
Dikutip dari Korea Times, laporan tersebut menggarisbawahi laju penurunan demografi Korea Selatan yang sangat cepat.
Skenario ini mengasumsikan bahwa tingkat kesuburan total Korea, jumlah rata-rata anak yang diharapkan dimiliki seorang perempuan akan mengikuti perkiraan resmi Statistik Korea hingga tahun 2072.
Setelah itu, tingkat kesuburan total akan tetap konstan pada tiga kemungkinan tingkat: 0,82 (rendah), 1,08 (sedang), dan 1,34 (tinggi).
Tahun lalu, tingkat kesuburan total negara itu hanya 0,75, yang merupakan tingkat terendah di dunia.
Berdasarkan skenario moderat, populasi Korea Selatan diperkirakan akan turun menjadi 33,6 juta jiwa pada tahun 2070, penurunan yang hampir sama dengan gabungan populasi empat kota terbesarnya yaitu Seoul, Busan, Incheon, dan Daegu.
“Namun, guncangan sesungguhnya terjadi setelah itu, karena laju penurunan populasi semakin cepat.
Menjelang tahun 2100, populasi Korea akan turun hingga kurang dari setengah dari jumlah populasinya saat ini.
Dalam skenario rendah, populasinya diproyeksikan menjadi 14,66 juta; dalam skenario sedang, 17,87 juta; dan dalam skenario tinggi, 21,65 juta.
Bahkan dalam skenario yang paling optimis, populasinya pada tahun 2100 akan menurun ke tingkat yang mirip dengan gabungan populasi Seoul saat ini (9,33 juta) dan provinsi Gyeonggi (13,7 juta),” ungkap laporan tersebut.
Sementara itu, proporsi lansia di Korea Selatan diproyeksikan akan terus meningkat dari 20,3 persen tahun ini menjadi 40,1 persen pada tahun 2050, dan mencapai 47,7 persen pada tahun 2072.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
