
Teaterikal Jalan Salib saat peringatan Jumat Agung Fragmen Jumat Agung di Gereja Santo Yosep Kota Mojokerto, Jumat (18/4/2025). (Sofan Radar Mojokerto)
JawaPos.com - Umat Kristiani di penjuru dunia memperingati Jumat Agung hari ini (18/4) dengan khidmat dan meriah. Peringatan untuk menyambut Paskah itu dilakukan untuk mengenang peristiwa wafatnya Yesus Kristus.
Di berbagai belahan dunia, kegiatannya hampir sama. Seperti mengarak Yesus yang membawa salib. Namun, warga lokal di sejumlah daerah di Australia mempunyai cara berbeda dalam merayakan Jumat Agung.
Dilaporkan oleh jaringan berita ABC, warga di Australia merayakan Jumat Agung atau Good Friday dengan menyantap makanan laut (seafood). Selain itu, warga juga berburu telur Paskah. Seperti diketahui, Paskah diperingati pada hari Minggu setelah Jumat Agung.
Di Sydney, masyarakat lebih memilih makan seafood ketimbang daging merah dalam perayaan Jumat Agung. Warga setempat pergi ke pasar ikan lokal untuk berbelanja. Di daerah itu, pasar ikan yang terkenal adalah Pyrmont.
Diperkirakan ada 50 ribu orang yang berkunjung dan berbelanja ikan dalam perayaan Jumat Agung dan Paskah tahun ini. Mereka diperkirakan bisa menghabiskan lebih dari setengah juta ton ikan laut dari beragam jenis.
Kepala operasi Pasar Ikan Sydney, Gus Dannoun, mengatakan pasar yang dia kelola mengakomodasi setiap anggaran masyarakat.
Dengan pilihan harga bervariasi, diharapkan bisa sesuai dengan kondisi masyarakat, khususnya bagi mereka yang berjuang dalam kondisi tekanan biaya hidup.
"Tersedia ikan seperti kakap, rajungan, flathead. Kami punya persediaan flathead yang cukup," katanya. Kemudian, ada ikan laut school whiting yang harganya sekitar sepertiga lebih murah dari harga ikan whiting lainnya.
Dannoun juga menjelaskan bahwa tahun ini menjadi periode perdagangan Paskah terakhir Pasar Ikan di Pyrmont. Mereka akan direlokasi ke seberang perairan ke Glebe yang berada di sepanjang Teluk Blackwattle.
Sementara itu, di kalangan umat Katolik, Jumat Agung dan Paskah 2025 cukup spesial karena merupakan Tahun Yubelium.
Tahun Yubelium adalah peringatan Jumat Agung dan Paskah yang diperingati setiap kelipatan 25 tahun sekali. Artinya, momen terakhir Jumat Agung dan Paskah di Tahun Yubelium diperingati pada tahun 2000 lalu.
Bagi umat Katolik, Tahun Yubelium adalah waktu istimewa untuk introspeksi diri. Ada pengampunan dosa, pembebasan dari hukuman dosa, dan kesempatan bagi umat untuk memperbarui iman melalui ziarah dan pertobatan.
Pastor Dimitri Katsis dari Austria mengatakan bahwa para wanita di paroki telah menghabiskan pagi hari menghiasi Epitaphios dengan bunga untuk prosesi menyalakan lilin pada Jumat malam.
"Setiap orang akan memiliki lilin, dan kami akan membawa makam dan salib, dan kami akan berjalan mengelilingi lingkungan tersebut," katanya, Jumat (18/4). Kegiatan tersebut sangat tradisional dan mereka ingin terus mempertahankan tradisi tersebut.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
