
Mobil dikacangi vandalisme. (FACEBOOK - Kepolisian Waverley)
JawaPos.com - Dalam bahasa Indonesia, ”dikacangin” berarti tak dianggap. Bukan padanannya, ungkapan dalam bahasa Inggris yang menyeret kacang dalam susunannya, ”spill the beans”, bermakna membuka rahasia secara tak sengaja.
Tapi, kini nun di Desa Wonersh, Waverley, di bagian tenggara Inggris, ungkapan menggunakan kacang punya definisi baru: vandalisme. Mengutip Toronto Sun, belakangan marak tindakan berandalan dengan menumpahkan kacang (yang tentu sudah dimasak) dan beberapa makanan lain ke teras atau mobil warga.
”Para korban tentu saja stres dengan tindakan kurang ajar ini.” Demikian pernyataan Kepolisian Waverley dalam unggahan di akun Facebook mereka.
Pelaku yang biasa beraksi pada dini hari atau jelang pagi itu belum juga bisa ditangkap sampai kemarin (24/8). Padahal, patroli sudah diperketat.
Polisi meminta warga aktif memberikan informasi kepada mereka. Tapi, sejauh ini belum ada yang ”spill the beans.” Apa karena khawatir laporan mereka ”dikacangin” polisi?

7 Kebiasaan Malam Orang yang Tidak akan Pernah Berhasil dalam Hidup Menurut Psikologi
8 Rekomendasi Kuliner Bebek Terenak di Jogja: Sambal Menyala, Porsi Melimpah dan Rasa Istimewa
Kasus Penipuan ASN di Gresik Menghadirkan Fakta Baru, Pegawai DPMD Mengaku Jadi Korban
13 Rekomendasi Mie Ayam Enak di Jogja, Kuliner Kaki Lima yang Rasanya Bak Resto Bintang Lima
Jangan Ketinggalan! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia U-17 di Piala AFF U-17 2026
12 Pilihan Restoran Terenak di Malang untuk Keluarga dengan Suasana Adem dan Punya Spot Instagramable
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Ditangkap Kejagung Terkait Perkara Tambang
Tempat Kuliner Bakmi Jawa Terenak di Jogja: Dimasak Pakai Arang, Rasanya Semakin Nendang
7 Kuliner Cwie Mie Terenak di Malang, Kuliner Ikonik dengan Cita Rasa Otentik
Prediksi Skor Bayern Munich vs Real Madrid! Dua Raksasa Berjibaku Demi Tiket Semifinal Liga Champions, Siapa Bakal Melaju?
