Logo JawaPos
Author avatar - Image
26 Agustus 2021, 00.42 WIB

Definisi Baru ”Dikacangin”

Mobil dikacangi vandalisme. (FACEBOOK - Kepolisian Waverley) - Image

Mobil dikacangi vandalisme. (FACEBOOK - Kepolisian Waverley)

JawaPos.com - Dalam bahasa Indonesia, ”dikacangin” berarti tak dianggap. Bukan padanannya, ungkapan dalam bahasa Inggris yang menyeret kacang dalam susunannya, ”spill the beans”, bermakna membuka rahasia secara tak sengaja.

Tapi, kini nun di Desa Wonersh, Waverley, di bagian tenggara Inggris, ungkapan menggunakan kacang punya definisi baru: vandalisme. Mengutip Toronto Sun, belakangan marak tindakan berandalan dengan menumpahkan kacang (yang tentu sudah dimasak) dan beberapa makanan lain ke teras atau mobil warga.

”Para korban tentu saja stres dengan tindakan kurang ajar ini.” Demikian pernyataan Kepolisian Waverley dalam unggahan di akun Facebook mereka.

Pelaku yang biasa beraksi pada dini hari atau jelang pagi itu belum juga bisa ditangkap sampai kemarin (24/8). Padahal, patroli sudah diperketat.

Polisi meminta warga aktif memberikan informasi kepada mereka. Tapi, sejauh ini belum ada yang ”spill the beans.” Apa karena khawatir laporan mereka ”dikacangin” polisi?

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore