
Sebuat Reaper MQ-9 dari Wing Serang Ke-163 Angkatan Udara Amerika Serikat mendarat di March Air Reserve Base, California, Amerika Serikat, 5 April 2017. (Defense Visual Information Distribution Service)
JawaPos.com - Amerika Serikat tidak sedang memperluas konflik dengan Iran. Namun, mereka akan membalas dengan cepat dan tegas jika keamanan personel Paman Sam terancam, demikian kata juru bicara Pentagon setelah Amerika Serikat melancarkan serangan udara terhadap kelompok-kelompok dukungan Iran di Syria timur.
"Serangan yang kami lakukan tadi malam, ditujukan untuk mengirimkan pesan tegas bahwa kami akan melindungi personel-personel kami. Kami akan membalas dengan cepat dan tegas seandainya mereka diancam," kata Patrick Ryder kepada wartawan dalam pengarahan media.
Seraya menegaskan bahwa fokus AS di wilayah itu adalah menaklukkan ISIS, Ryder menyatakan Amerika Serikat tidak ingin berkonflik dengan Iran.
Ryder memastikan bahwa pangkalan AS yang berbasis di Syria diserang untuk kedua kalinya pada Jumat, di mana 10 roket ditembakkan ke Green Village di Timur Laut Suriah sekitar pukul 8.05 pagi waktu setempat.
"Serangan itu tidak mengakibatkan luka terhadap baik personel AS maupun koalisi dan tidak ada peralatan atau fasilitas yang rusak," kata dia.
"Taksiran kami saat ini adalah serangan roket ini dilakukan oleh kelompok-kelompok yang berafiliasi dengan Pengawal Revolusi Iran (IRGC) dan serangan ini dilakukan untuk membalas serangan semalam," tambah Ryder.
Saat ditanya apakah AS berencana membalas serangan tersebut, Ryder menjawab, "Saya tidak akan membahas atau mengkaji kemungkinan operasi di masa depan selain mengatakan, kami senantiasa memiliki hak untuk membalas dengan tepat jika pasukan kami terancam,"
AS melancarkan serangan udara pada Kamis terhadap kelompok-kelompok dukungan Iran di Syria timur sebagai balasan atas serangan drone yang menewaskan seorang kontraktor Amerika dan melukai lima tentara serta seorang kontraktor lain.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022