Beberapa ratus ribu orang masih bertahan di Rafah karena hampir separuh penduduk Gaza menghadapi tingkat kelaparan yang sangat parah. (Sumber Foto: Hatem Ali/AP)
JawaPos.com – Selama dua hari ini, dikabarkan tidak ada truk bantuan yang masuk melalui proyek AS yaitu dermaga terapung di wilayah Rafah.
Hal ini menjadi peringatan bahwa proyek senilai $320 juta (£250 juta) tersebut mungkin gagal kecuali Israel memberikan kemudahan yang dibutuhkan oleh pengungsi.
PBB sendiri telah menghentikan distribusi makanan di kota Rafah di Gaza selatan karena kurangnya pasokan dan ketidakamanan.
Baca Juga: Tanggapan Relawan Logis 08 Soal Fahri Bachmid Gantikan Yusril Ihza Mahendra Sebagai Pj Ketum PBB
Dilansir dari The Guardian, Rabu (22/5), beberapa ratus ribu orang masih berada di Rafah setelah militer Israel melancarkan serangan intensif di sana pada tanggal 6 Mei, namun badan-badan bantuan mengatakan pengiriman bantuan makanan telah berkurang sedikit.
Abeer Etefa, juru bicara Program Pangan Dunia (WFP) PBB, memperingatkan bahwa operasi kemanusiaan di Gaza hampir gagal.
Dia mengatakan bahwa jika makanan dan pasokan lainnya tidak kembali masuk ke Gaza “dalam jumlah besar, kondisi seperti kelaparan akan menyebar”.
Badan utama pengungsi Palestina, Unrwa, mengumumkan penangguhan distribusi di Rafah dalam sebuah postingan di X, tanpa menjelaskan lebih jauh lagi dengan menyebutkan kurangnya pasokan.
Juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan pusat distribusi Unrwa dan gudang WFP di Rafah tidak dapat diakses karena operasi militer yang sedang berlangsung.
Amerika Serikat menggambarkan dermaga terapung yang didirikannya di pantai Gaza sebagai rute potensial untuk percepatan pengiriman.
Baca Juga: Bantuan Terhambat, Kepala Kemanusiaan PBB Sampaikan Peringatan ‘Apokaliptik’ atas Kondisi di Gaza
Sepuluh truk pertama meluncur dari kapal ke dermaga pada hari Jumat dan dibawa ke gudang WFP, namun pengiriman 11 truk pada hari Sabtu dihentikan oleh kerumunan warga Palestina yang mengambil perbekalan, dan hanya lima truk yang berhasil sampai ke gudang.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
