
Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) pada Senin (21/10/2024) mendesak otoritas Israel agar mengizinkan timnya masuk ke Gaza Utara untuk melaksanakan misi penyelamatan. (ANTARA)
JawaPos.com-Komisaris Jenderal Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) Philippe Lazzarini menyatakan Israel terus melakukan tekanan politik untuk "melenyapkan" lembaga yang dipimpinnya.
Pernyataan itu disampaikan Lazzarini dalam konferensi pers pada Jumat (13/2) malam di sela-sela Konferensi Keamanan Munich di Jerman.
Ia mengatakan situasi di Gaza "masih tragis" karena penduduk setempat hampir tak bisa memenuhi kebutuhan dasar dan berjuang agar tetap hidup akibat perang yang dilancarkan Israel.
Anak-anak di Gaza tidak bersekolah selama lebih dari dua tahun, kata Lazzarini, seraya menekankan pentingnya UNRWA melanjutkan layanan kesehatan serta pendidikan dasar dan menengah di sana.
Ia mengatakan bahwa lembaga itu berada di bawah tekanan besar dan Israel terus melanggar hukum internasional.
"Israel terus melakukan tekanan politik untuk melenyapkan UNRWA, dan kami melihat kantor pusat kami dihancurkan di wilayah pendudukan Yerusalem Timur," kata Lazzarini.
Ia juga mengatakan warga Israel yang mengambil alih tanah Palestina meningkatkan kekerasan dan penyitaan lahan di Tepi Barat.
Lazzarini menekankan perlunya perhatian terhadap situasi di Tepi Barat sebelum terlambat dan sebelum hal itu merusak masa depan Solusi Dua Negara. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022