
Gambar kepala eksekutif TikTok Shou Zi Chew pada sidang Komite Kehakiman Senat, dihadiri oleh para pemimpin Discord, Meta, Snap dan X (washingtonpost.com)
JawaPos.com - Tik Tok tidak lagi menampilkan jumlah tayangan video dengan hastag tertentu yang telah ditonton.
Perubahan tersebut dilakukan TikTok, setelah para peneliti menggunakan data untuk menyoroti perbedaan jumlah penonton yang besar antara video dengan hastag dalam konten pro-Israel dan pro-Palestina.
Dilansir dari washingtonpost.com, Jumat (9/2), penghapusan fitur tersebut tanpa pengumuman resmi dari pihak perusahaan.
Pencarian hashtag kini hanya menampilkan jumlah postingan TikTok, tanpa jumlah total penayangan.
Alex Haurek selaku juru bicara TikTok menyatakan bahwa perubahan tersebut dilakukan bulan lalu untuk mengembangkan platform Tik Tok dalam menampilkan metrik hashtag berdasarkan jumlah postingan untuk memenuhi standar industri.
Juru bicara tersebut juga menegaskan, dirinya mencatat bahwa peneliti akademis memiliki cara lain untuk mempelajari konten TikTok.
Pejabat perusahaan mengatakan bahwa jumlah penonton yang berhubungan dengan Israel, digunakan dengan cara yang menyesatkan.
Namun mereka juga menggunakan data tersebut untuk menyatakan bahwa algoritme rekomendasi perusahaan tidak memihak dan platform lain juga menunjukkan kesenjangan penonton yang serupa.
Baca Juga: Akun Fanbase di TikTok Bocorkan Foto Perfect Ayu Ting Ting dengan Tunangannya, Muhammad Fardana
Center for Countering Digital Hate (Pusat Penanggulangan Kebencian Digital) yang merupakan sebuah kelompok advokasi yang pertama kali mencatat perubahan tersebut pada hari Rabu (7/2).
Kelompok ini telah menggunakan fitur tersebut selama bertahun-tahun untuk mempelajari penyebaran video yang mempromosikan antisemitisme, gangguan makan, dan konten berbahaya lainnya.
Perubahan tersebut, kemungkinan akan memicu kritik lebih lanjut mengenai tingkat transparansi perusahaan mengenai cara kerja salah satu aplikasi yang paling populer di dunia.
Shou Zi Chew selaku kepala eksekutif Tik Tok telah berulang kali menyatakan bahwa perusahaannya tidak terpengaruh oleh pemerintah Tiongkok.
Pengakuan atas perubahan tersebut muncul satu bulan setelah Tik Tok membatasi alat lain, Creative Center yang digunakan para peneliti untuk menguji perbedaan jumlah penonton video selama perang Gaza.
Oleh karena itu, alat tersebut tidak lagi memberikan informasi tentang hashtag terkait perang atau isu politik lainnya.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Tragis! Gadis 13 Tahun di India Diperkosa 30 Pria Selama 5 Hari, Para Tersangka Diarak Warga
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
