
Wang Wenbin, Jubir Menlu Tiongkok/china-embassy.gov.cn
JawaPos.com – Tiongkok tunjukkan keprihatinan mereka atas konflik tak berujung yang terus terjadi di kawasan Laut Merah.
Ketegangan antara pihak Amerika-Inggris kontra pihak pejuang Houthi-Pemerintah Yaman di laut Merah masih dalam tensi yang cukup tinggi.
Karena konflik yang tak kunjung reda ini, Tiongkok mengimbau agar tak ada lagi pihak-pihak yang berusaha memperparah konflik.
Dilansir dari MEMO (24/1), Tiongkok, pada hari Rabu (24/1), menyerukan penghentian serangan terhadap kapal sipil dan mendesak pihak-pihak terkait untuk menghindari menyiram bahan bakar ke dalam api konflik di Laut Merah.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Wang Wenbin, mengungkapkan keprihatinan mendalam atas meningkatnya ketegangan di Laut Merah baru-baru ini.
Wang Wenbin mengatakan bahwa, Laut Merah yang sedang konflik ini merupakan jalur perdagangan internasional yang sangat penting untuk barang dan energi.
Wang mengatakan, Beijing telah menjalin komunikasi yang erat dengan berbagai pihak dan berupaya aktif untuk mengakhiri ketegangan di Laut Merah.
Tiongkok mendesak pihak-pihak terkait untuk menghindari penambahan bahan bakar ke dalam api konflik di Laut Merah serta bersama-sama menjaga keselamatan rute pelayaran Laut Merah sesuai dengan hukum, katanya kepada wartawan dalam konferensi pers rutin.
Wang menambahkan, ketegangan di Laut Merah merupakan manifestasi dari meluasnya konflik Gaza dan kini prioritas China adalah mengakhiri pertempuran di Gaza sesegera mungkin untuk menghindari eskalasi lebih lanjut dan mencegah situasi menjadi tidak terkendali.
“Kami percaya bahwa Dewan Keamanan tidak pernah mengizinkan penggunaan kekuatan oleh negara mana pun di Yaman dan kedaulatan serta integritas wilayah Yaman serta negara-negara pesisir Laut Merah lainnya harus dihormati dengan sungguh-sungguh,” katanya sambil merujuk pada serangan baru-baru ini (serangan udara AS dan Inggris).
Pasukan Amerika dan Inggris mengatakan mereka melakukan serangan pada hari Senin (22/1) terhadap delapan sasaran pejuang Houthi di Yaman sebagai tanggapan atas serangan kelompok tersebut di Laut Merah.
Setelah serangan tersebut, kelompok Houthi di Yaman bersumpah untuk membalas, seperti yang dikatakan juru bicara militer Yaman, Yahya Saree, “Serangan ini tidak akan dibiarkan begitu saja.”
Ketegangan meningkat di Laut Merah di tengah serangan Houthi terhadap kapal komersial yang diduga memiliki hubungan dengan Israel.
Kelompok pejuang Houthi mengatakan serangan mereka bertujuan untuk menekan Israel agar menghentikan serangan mematikan mereka di Jalur Gaza.
Israel telah melancarkan serangan di Jalur Gaza menyusul serangan lintas batas oleh Hamas pada 7 Oktober 2023.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
