
Ilustrasi foto Kapal Gibraltar Eagle./Fleetmon
JawaPos.com – Laut Merah merupakan jalur pelayaran komersial yang sangat penting untuk menghubungkan Asia, Afrika, dan Eropa melalui Terusan Suez.
Selain itu, Laut Merah juga kaya akan sumber daya alam seperti minyak, gas, dan ikan.
Namun, Laut Merah kini menjadi medan perang antara kelompok milisi Houthi dan koalisi pimpinan AS dan Inggris.
Kelompok milisi Houthi terus menyerang pelayaran komersial, mengenai kapal kargo milik Amerika dengan rudal balistik sebagai bentuk penolakan terhadap serangan udara yang dilakukan oleh AS dan Inggris di Yaman.
Serangan ini terjadi setelah AS mengumumkan koalisi angkatan laut untuk mempertahankan pelayaran di Laut Merah dari serangan Houthi.
Houthi didukung oleh Iran, menguasai sebagian besar wilayah Yaman, dan juga sekutu utama Hamas di Gaza. Mereka bersumpah untuk terus menyerang kapal-kapal yang menuju ke Israel.
Houthi adalah kelompok milisi di Yaman. Mereka didukung oleh Iran dan menguasai sebagian besar wilayah Yaman. Mereka juga bersekutu dengan Hamas, kelompok militan Palestina, di Gaza.
Hamas adalah kelompok militan Palestina yang berperang melawan Israel. Houthi dan Hamas sama-sama menentang Israel. Houthi menyerang kapal-kapal yang menuju ke Israel dengan rudal balistik.
Melansir dari The Guardian pada Rabu (17/1), kelompok Houthi menyerang kapal kargo Gibraltar Eagle yang berbendera Kepulauan Marshall dengan rudal balistik. Serangan ini menunjukkan bahwa konflik di Yaman telah meluas dari Laut Merah ke Teluk Aden.
Rudal balistik Houthi mengenai ruang muat kapal kargo milik AS. Kerusakan pada kapal tidak terlalu besar. Namun, serangan ini menimbulkan kekhawatiran baru.
Serangan udara AS dan Inggris di Yaman ternyata tidak efektif. Kelompok milisi Houthi masih bisa mengancam pelayaran komersial. Mereka menargetkan kapal-kapal yang menuju ke Israel atau membawa bantuan kemanusiaan.
Qatar menjadi pengguna kapal kargo terbaru yang mengumumkan bahwa mereka tidak akan mengirim gas cair melalui Laut Merah untuk sementara waktu.
Tingkat lalu lintas dikatakan telah menurun secara signifikan sejak serangan udara AS dan Inggris pada Kamis lalu.
Houthi, kelompok Syiah di Yaman, telah berjuang untuk menguasai Yaman lebih dari 20 tahun. Mereka mengatakan, lebih dari 30 serangan ke kapal dagang dalam enam minggu terakhir adalah bagian dari upaya untuk menekan Israel agar mengizinkan bantuan kemanusiaan masuk ke Gaza.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022