
Perdana Menteri Mahathir Mohamad mengatakan, kurikulum sekolah nasional di Malaysia akan dirombak. Hal itu dilakukan karena menurutnya, sekolah-sekolah sekarang lebih menekankan mata pelajaran soal Islam dan tidak dengan mata pelajaran lainnya
JawaPos.com - Perdana Menteri Mahathir Mohamad mengatakan, kurikulum sekolah nasional di Malaysia akan dirombak. Hal itu dilakukan karena menurutnya, sekolah-sekolah sekarang lebih menekankan mata pelajaran soal Islam dan tidak dengan mata pelajaran lainnya, seperti bahasa Inggris.
Menurutnya, keseimbangan ini penting dilakukan agar nantinya para siswa bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. "Mereka semua belajar tentang agama Islam dan tidak belajar hal lain," katanya dilansir dari Straits Times.
"Akibatnya, mereka yang lulus di sekolah tidak terlalu fasih dengan mata pelajaran yang berguna bagi mereka untuk mendapatkan pekerjaan, tetapi mereka jadi ulama yang sangat baik," tambahnya.
Rencananya ini jelas akan menimbulkan perdebatan di negara konservatif tersebut. Apalagi, pada pemerintahan sebelumnya Malaysia menjalankan saluran TV yang memunculkan ulama konservatif.
Namun, Mahathir mengatakan, apa yang dia lakukan semata-mata agar anak-anak di Malaysia bisa mendapat kehidupan yang lebh baik.
Sistem sekolah dasar Malaysia dibagi menjadi sekolah-sekolah nasional yang dihadiri oleh sebagian besar Muslim Melayu. Sementara sebagian besar etnis Tiongkok dan India bersekolah di sekolah-sekolah bahasa Cina dan Tamil.
Mahathir menjelaskan, dia ingin mengurangi pengajaran mata pelajaran yang terkait dengan Islam di sekolah-sekolah nasional.
"Kami akan mengubah jadwal dan kurikulum di sekolah-sekolah, kami masih akan belajar agama, tetapi tidak semua periode dalam satu hari, mungkin satu atau dua periode dalam seminggu," katanya.
"Jika kita ingin maju, orang Malaysia harus berpendidikan, tidak hanya dalam membaca Quran, tetapi juga dalam bahasa lain. Jika tidak, kita akan menjadi sangat terbelakang."

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
