
Presiden Komite Internasional Palang Merah, Mirjana Spoljaric Egger.
JawaPos.com - Presiden Komite Internasional Palang Merah (ICRC), Mirjana Spoljaric Egger, telah melakukan perjalanan ke Qatar untuk bertemu dengan Pimpinan Hamas, Ismail Haniyeh, pada hari Senin (20/11).
Dilansir dari Arab News pada Selasa (21/11), pertemuan kedua pihak digelar untuk membahas masalah kemanusiaan terkait konflik bersenjata Israel-Palestina di Gaza.
“Presiden Mirjana Spoljaric bertemu dengan (Ismail) Haniyeh, Ketua Biro Politik Hamas, dan secara terpisah dengan otoritas negara Qatar,” kata ICRC dalam sebuah pernyataan.
Pernyataan tersebut muncul ketika para perunding dari Palang Merah berupaya mencapai kesepakatan untuk pembebasan sandera yang ditahan oleh Hamas.
Dilaporkan ada sekitar 240 sandera yang ditahan oleh pihak Hamas dalam serangan mereka yang terjadi pada (7/10) lalu terhadap Israel.
Pihak berwenang Israel menyebutkan bahwa serangan tersebut menyebabkan sekitar 1.200 orang tewas, dan sebagian besar warga sipil.
Sementara itu, serangan udara dan darat Israel telah menewaskan lebih dari 13.300 warga Palestina di Gaza, sebagian besar adalah warga sipil termasuk ribuan anak-anak.
Baca Juga: Imbas Konflik dengan Hamas, Ekonomi Israel Disebutkan Merosot, Menteri Keuangan Israel Buka Suara
ICRC menekankan bahwa kunjungan Spoljaric adalah bagian dari upaya untuk mengadakan diskusi langsung dengan semua pihak guna meningkatkan penghormatan terhadap hukum kemanusiaan internasional.
Dilaporkan bahwa Presiden ICRC juga telah bertemu berkali-kali dalam beberapa minggu terakhir dengan keluarga para sandera yang ditahan di Gaza, serta para pemimpin senior Israel dan Palestina.
Organisasi yang bermarkas di Jenewa tersebut menekankan bahwa mereka terus mengimbau perlindungan mendesak bagi semua korban konflik, serta untuk mengatasi situasi bencana kemanusiaan yang terjadi di Jalur Gaza.
Staf ICRC di Gaza telah memberikan bantuan untuk menyelamatkan nyawa, dan tim bedah ICRC terus melakukan operasi.
ICRC juga menyerukan akses kemanusiaan yang berkelanjutan dan aman sehingga mereka dapat meningkatkan kinerja mereka.
Organisasi tersebut menekankan bahwa mereka terus-menerus menyerukan pembebasan sandera agar segera direalisasikan.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
