
Hujan deras yang terjadi di Jalur Gaza pada Selasa (14/11)./AFP
Jawapos.com - Serangan pasukan militer Israel (IDF) di jalur Gaza telah membuat beberapa fasilitas publik hancur dan membuat kekhawatiran baru apabila memasuki musim hujan.
Hingga akhirnya Selasa (14/11) wilayah Gaza diguyur hujan deras. Kondisi ini tentu bakal membawa kekhawatiran dan memunculkan permasalahan baru bagi warga Palestina.
Dilansir dari Arab News, Kekhawatiran yang terjadi meliputi kondisi para warga yang tinggal di tenda darurat selama berbulan-bulan.
Selain itu, kekhawatiran akan kemungkinan banjir juga terjadi akibat saluran penampungan yang tidak mampu menampung air hujan.
“Terpal nilon, tenda dan kayu tidak akan tahan terhadap banjir… Orang yang tidur di lantai, apa yang akan mereka lakukan? Kemana mereka akan pergi?,” ujar salah satu pengungsi.
Pengungsi Gaza lainnya, Karim Mreish, mengatakan orang-orang di tempat penampungan berdoa agar hujan berhenti.
“Anak-anak, perempuan, orang lanjut usia berdoa kepada Tuhan agar tidak turun hujan,” katanya.
“Jika hal ini terjadi maka akan sangat sulit dan kata-kata tidak akan mampu menggambarkan penderitaan kami,” tambahnya.
Sementara itu juru bicara Dewan Pengungsi Norwegia, Ahmed Bayram mengatakan, awal musim hujan bisa menjadi minggu tersulit bagi warga Palestina.
“Hujan lebat akan menghambat pergerakan masyarakat dan tim penyelamat,” katanya.
“Ini akan membuat lebih sulit untuk menyelamatkan orang-orang yang terjebak di bawah reruntuhan, atau menguburkan orang mati, semua ini terjadi di tengah pemboman yang tak henti-hentinya dan bencana kekurangan bahan bakar,” tambahnya.
Israel yang secara efektif memblokade Gaza, telah menolak gencatan senjata, dengan alasan bahwa Hamas hanya akan menggunakannya untuk berkumpul kembali.
Akan tetapi mereka telah mengizinkan jeda kemanusiaan untuk memungkinkan makanan dan pasokan lainnya mengalir masuk dan orang asing dapat melarikan diri.
Sebagai informasi, hingga saat ini, IDF telah memperluas dominasi serangan di jalur Gaza baik dari udara maupun darat yang mengakibatkan bertambahnya korban jiwa.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
