Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dan Presiden AS, Joe Biden di Yerusalem pada tahun 2010.
JawaPos.Com— Konflik berkelanjutan yang terjadi di Gaza telah menyorot kembali aliansi kuat antara Amerika Serikat dan Israel.
Meskipun situasi di Gaza semakin kompleks dan sulit, AS tetap teguh dalam dukungannya terhadap Israel.
Hal ini menjadi pertanyaan mengapa AS begitu setia mendukung Israel di tengah konflik sedang terjadi.
Dilansir melalui laman vox.com, Senin (6/11), Pada tahun 1962, Mantan Presiden AS, John F. Kennedy, menekankan hal ini dengan menyebutnya sebagai “hubungan khusus,” yang didasarkan pada komitmen bersama terhadap hak Israel untuk hidup dalam damai dan hubungan tersebut baru berkembang saat perang tahun 1967 berakhir.
Perang tersebut menyebabkan Israel berhasil mengalahkan koalisi negara-negara Arab dan menduduki wilayah yang lebih luas, termasuk merebut kendali atas Jalur Gaza dan Tepi Barat, yang sebelumnya dikuasai oleh Yordania dan Mesir.
Ketika AS khawatir pengaruh Uni Soviet di wilayah tersebut, Israel menuntaskannya.
Kemudian Israel menjadikan dirinya sebagai sekutu pada saat AS sedang perang dengan Vietnam dan tidak memiliki kesempatan untuk terlibat secara militer di Timur Tengah.
“Yang penting dari Perang tahun 1967 adalah Israel mengalahkan negara-negara Arab dalam waktu enam hari tanpa bantuan militer Amerika sama sekali,” kata Joel Beinin, selaku profesor sejarah Timur Tengah di Universitas Stanford.
“Apa yang dikatakan AS adalah 'Orang-orang ini bagus, Kami berada dalam kekacauan di Vietnam. Mari kita terhubung dengan mereka.’ Dan segala sesuatunya berkembang secara bertahap seiring berjalannya waktu.” Pungkas Joel.
Dalam beberapa hari terakhir, para pejabat AS telah menegaskan kembali dukungan mereka yang teguh terhadap Israel secara diplomatis, finansial, dan militer Ketika konflik terjadi.
Joe Biden, Presiden AS, yang sebelumnya mengkritik pemerintahan sayap kanan Netanyahu, dengan tegas menyampaikan pidatonya di Gedung Putih.
“Kami mendukung Israel dan kami akan memastikan Israel memiliki apa yang dibutuhkannya untuk menjaga warganya, membela diri dan tanggapi serangan ini.” Ujar Biden, dikutip melalui vox.com, Senin (6/11).
Ketika bersama Netanyahu, Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, berkata bahwa AS akan membantu Israel untuk membela diri.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
