Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 5 November 2023 | 02.03 WIB

Serukan Gencatan Senjata Gaza, Turki Melakukan Konvoi Kebebasan ke Pangkalan Militer AS

massa aksi yang membawa bendera Palestina/ sumber: https://www.aljazeera.com/ - Image

massa aksi yang membawa bendera Palestina/ sumber: https://www.aljazeera.com/

JawaPos.com – Sebuah konvoi kebebasan untuk Palestina sedang dalam perjalanan dari Istanbul menuju pangkalan militer Amerika Serikat di Turki Selatan. Sebagai salah satu bentuk solidaritas dengan warga Gaza saat Israel melancarkan serangan ke daerah yang dikuasainya.

Berbagai macam mobil termasuk mobil van yang mengibarkan bendera Palestina dan beberapa bendera Turki. Konvoi dimulai pada jumat (3/11) pagi, dari Stadion Olimpiade Ataturk di Istanbul dan menuju kota Adana, tempat Pangkalan Udara Incirlik berada.

Humanitarian Relief Foundation (IHH). Sebuah lembaga nirlaba Turki yang menyelenggarakan konvoi kebebasan. Memberitahukan setidaknya ratusan kendaraan menuju ibukota Turki, Ankara.

Masa yang akan datang diperkirakan bertambah banyak lagi. Saat melewati kota kota di sepanjang perjalanan yang hampir 1.000 KM.

Konvoi yang berangkat dari tiga kota lainya. Seperti Kahramanmaras, Kayseri dan Van, diperkirakan datang pada hari minggu (5/11) mendatang di Adana.

Aksi tersebut berencana mengepung Pangkalan Udara Incirlik untuk memprotes dukungan Amerika Serikat untuk Israel, dan menyerukan gencatan senjata di Gaza.

Angkatan udara AS dan Turki adalah pemilik utama pangkalan udara ini. Pangkalan yang sudah digunakan untuk menerbangkan misi tempur di atas Irak selama Perang teluk pertama dan meluncurkan serangan udara di Afghanistan.

Bus putih yang bertuliskan “Konvoi Kebebasan untuk Palestina” terlihat paling menonjol di antara puluhan kendaraan yang berangkat dari Istanbul. Banyaknya yang bergabung massa yang pro-Palestina dan beberapa aktivis internasional.

Masa aksi termasuk keluarga yang membawa anak-anak, berkumpul di tempat parkir yang luas di mana mereka memegang spanduk bertulisakan “kita semua orang Palestina” dan “kamu tidak boleh diam”.

“Orang-orang sangat antusias untuk pergi ke pangkalan udara Amerika” Ujar Marry Annette Wright salah satu pensiunan militer AS dilansir Aljazeera. Ia juga mantan diplomat AS yang mengikuti konvoi kebebasan.

Turki sudah memiliki sikap tegas untuk mengutuk tindakan Israel. Presiden Recep Tayyip Erdogan telah membatalkan kunjungannya ke Israel pada akhir Oktober lalu, karena sudah tidak manusiawi terhadap Gaza.

Erdogan juga menyebut Israel sebagai penjajah dalam sebuah demonstrasi besar pro- Palestina menggu lalu. Wright, yang melakukan pengunduran diri karena perang Irak pada tahun 2003.

Ia juga merupakan bagian dari Koalisi Freedom Flotilla, sebuah gerakan solidaritas yang telah membuat konvoi untuk meningkatkan kesadaran dan menentang blokade Israel atas Gaza. Konvoi ini juga ada beberapa masa dari beberapa negara tidak hanya dari Turki saja.

Organisasi yang ada di balik aksi ini merupakan salah satu penyelenggara utama “Armada Kebebasan Gaza” tahun 2010. Sebuah upaya dari enam orang sipil termasuk kapal utama Mavi Marmara. Untuk mematahkan blokade Israel dan membawa bantuan untuk Gaza.

Sepuluh aktivis tewa dalam serangan Israel terhadap Mavi Marmara, yang membawa sebagian warga Turki. Hal ini membuat keretakkan hubungan Turki dan Israel yang baru saja mulai diperbaiki oleh kedua belah pihak.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore