
Relawan Mesir berkumpul di samping truk yang membawa bantuan kemanusiaan saat melewati penyeberangan Rafah dari sisi Mesir pada Minggu (22/10). (Sumber: REUTERS/Stringer)
JawaPos.com - Konvoi kedua yang terdiri dari 14 truk bantuan memasuki penyeberangan Rafah dari sisi Mesir ke Jalur Gaza yang terkepung pada Minggu (22/10) malam, kata Juliette Touma, direktur komunikasi di Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB (UNRWA) dilansir dari Reuters.
Saksi mata melaporkan adanya ledakan dan sirene ambulans di perbatasan sebelumnya. Militer Israel mengatakan salah satu tanknya secara tidak sengaja menghantam daerah Mesir di dekat perbatasan Jalur Gaza.
Beberapa penjaga perbatasan Mesir menderita luka ringan setelah terkena pecahan peluru tank Israel, kata juru bicara tentara Mesir.
Seorang saksi dan sumber medis mengatakan tujuh orang terluka dan dibawa ke rumah sakit.
Pasukan pertahanan Israel menyatakan 'kesedihan atas insiden tersebut, yang sedang diselidiki' kata pihak mereka dalam sebuah pernyataan.
Ada total sekitar 19 truk dalam konvoi hari Minggu (22/10) yang membawa pasokan medis dan makanan, kata sumber keamanan dan kemanusiaan.
Konvoi pertama yang terdiri dari 20 truk berisi pasokan yang sangat dibutuhkan telah memasuki Gaza pada Sabtu (21/10) melalui Rafah, yang sebelumnya tidak beroperasi setelah pemboman terjadi di sisi perbatasan Gaza dan di tengah perselisihan mengenai kondisi pengiriman bantuan.
Distribusi pasokan tersebut dimulai pada Minggu (22/10), namun para pejabat bantuan masih memperingatkan akan adanya krisis karena persediaan makanan, air, dan bahan bakar semakin menipis.
Israel memberlakukan blokade total dan melancarkan serangan udara ke Gaza sebagai tanggapan atas serangan mematikan ke Israel oleh Hamas pada 7 Oktober.
Persimpangan Rafah, pintu masuk dan keluar utama Gaza yang tidak mengarah ke Israel, menjadi fokus jalur untuk penyaluran bantuan seiring dengan memburuknya kondisi kemanusiaan di Gaza.
Para pejabat PBB mengatakan setidaknya 100 truk sehari dibutuhkan di Gaza untuk memenuhi kebutuhan mendesak. Sebelum pecahnya konflik baru-baru ini, beberapa ratus truk telah tiba di daerah tersebut setiap harinya.
Kepala Kemanusiaan PBB, Martin Griffiths mengatakan pada Sabtu (21/10) bahwa pekerjaan sedang dilakukan untuk mengembangkan sistem inspeksi 'ringan', di mana Israel dapat memeriksa kiriman namun memastikan aliran bantuan tetap berjalan, dilansir dari Reuters.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
