Foto Udara sampah kayu gelondongan pasca banjir bandang Junjung Sirih, Kab. Solok. Sumatera Barat. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Bencana alam banjir dan longsor melanda sejumlah titik di Pulau Sumatera dari Provinsi Aceh hingga Sumatera Barat. Bencana ini menimbulkan dampak kemanusiaan yang besar.
Bahkan, ribuan jiwa kehilangan orang terkasih, ratusan masih dalam pencarian, dan hampir satu juta warga terpaksa mengungsi.
Berdasarkan data terbaru, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Jumat (19/12/2025) pagi. Jumlah korban meninggal tercatat mencapai 1.068 jiwa, 190 orang dinyatakan masih hilang dan 7.000 warga mengalami luka-luka.
Bahkan, terdapat 52 kabupaten/kota yang terdampak dengan total 147.236 rumah rusak. Kategori rusak berat ada 44.051 rumah, rusak sedang 29.809, dan rusak ringan sebanyak 73.376.
Di tengah kondisi darurat ini, pemenuhan kebutuhan dasar, mulai dari pangan, air bersih, layanan kesehatan, hingga pakaian layak, menjadi sangat mendesak.
Sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan, Eiger Adventure turut menyalurkan sekitar 5 ton bantuan berupa lebih dari 19.000 item pakaian baru.
Bantuan tersebut meliputi jaket, kaos, kemeja, hingga tas, serta dilengkapi dengan ribuan paket sembako yang disalurkan melalui kerja sama dengan berbagai mitra.
Penyaluran tahap awal telah dilakukan sejak awal Desember dengan pengiriman bantuan melalui Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara, menuju daerah terdampak di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Proses distribusi melibatkan jejaring relawan serta mitra di lapangan guna memastikan bantuan diterima secara tepat sasaran oleh masyarakat yang membutuhkan.
Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan untuk senantiasa hadir dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya pada masa-masa sulit.
Dalam pelaksanaannya, Eiger Adventure menggandeng berbagai pihak lintas sektor, mulai dari komunitas hingga sektor swasta seperti WWF, National Geographic, Atjeh Connection, Kitabisa, Hatibaik, dan Gerakan Anak Negeri.
Selain itu, kolaborasi juga dilakukan bersama unsur pemerintah, termasuk Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM), serta Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), guna memastikan respons kemanusiaan berjalan cepat, terkoordinasi, dan menjangkau wilayah yang membutuhkan.
Direktur PT Eigerindo Multi Produk Industri, Imanuel Wirajaya, menyampaikan bahwa kehadiran perusahaan dalam situasi bencana berangkat dari nilai empati dan tanggung jawab sebagai brand lokal Indonesia.
“Di tengah situasi bencana, yang paling dibutuhkan adalah kehadiran dan empati. Kami berupaya memastikan bahwa bantuan yang kami salurkan bukan sekadar barang, tetapi juga pesan bahwa para penyintas tidak sendiri. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami sebagai brand yang tumbuh bersama masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
