Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 24 Juni 2023 | 17.47 WIB

Jadi Korban Tewas, Ini Sosok Lima Penumpang Kapal Selam Wisata Bangkai Titanic

Kapal selam wisata bernama Titan hilang saat melakukan ekspedisi bangkai Kapal Titanic pada Minggu (18/6). Kapal selam itu ditumpangi 5 orang. - Image

Kapal selam wisata bernama Titan hilang saat melakukan ekspedisi bangkai Kapal Titanic pada Minggu (18/6). Kapal selam itu ditumpangi 5 orang.

JawaPos.com - Tenggelamnya kapal selam wisata OceanGate Expedition masih jadi perbincangan di media sosial. Setelah dinyatakan hilang pada Minggu (18/6) lalu waktu setempat, kapal selam bernama Titan yang awalnya akan menyelam ke dasar Samudera Atlantik untuk menilik bangkai Titanic ini akhirnya ditemukan dalam kondisi hancur pada Kamis (22/6).
 
Armada yang menjanjikan wisata melihat bangkai Titanic itu tenggelam dan hancur karena ledakan dan menewaskan semua penumpang di dalamnya. Diketahui, ada lima penumpang yang ada dalam kapal selam nahas ini.
 
Stockton Rush, Shahzada Dawood, putranya Suleman Dawood, Hamish Harding dan Paul-Henri Nargeolet berada di dalam kapal yang memulai tur penyelaman dalam, menurut OceanGate, perusahaan yang mengoperasikan kapal selam tersebut. Keluarga mereka diberitahu setelah puing-puing kapal ditemukan di dasar laut, menurut tim penyelamat dari Penjaga Pantai Amerika Serikat (US Coast Guard).
 
 
"Hati kami bersama lima jiwa ini dan setiap anggota keluarga mereka selama masa tragis ini. Kami berduka atas hilangnya nyawa dan kegembiraan yang mereka bawa ke semua orang yang mereka kenal," kata OceanGate dalam sebuah pernyataan bersamaan setelah reruntuhan kapal ini dinyatakan telah ditemukan.
 
Kapal selam Titan kabarnya dirancang dengan dukungan hidup untuk menopang lima anggota awak selama 96 jam. Pada hari Kamis lalu, US Coast Guard mengatakan telah menemukan puing-puing di dasar laut yang konsisten dengan "kehilangan ruang tekanan yang sangat besar", kira-kira 1.600 kaki atau kurang lebih 500 meter dari reruntuhan Titanic.
 
Investigasi atas insiden tersebut sedang berlangsung. Sebab musabab tenggelam dan hancurnya kapal selam wisata tersebut sejauh ini masih belum bisa disimpulkan.
 
Untuk profil penumpang yang ada di dalam kapal selam tersebut, pertama adalah Hamish Harding, sosok yang diketahui tidak asing dengan dunia eksplorasi. Dilansir dari ABC News, Harding dilaporkan pernah mengelilingi Bumi pada 2019. 
 
Dia melakukan penyelaman pada 2021 ke titik terdalam di bumi, Challenger Deep, di Palung Mariana. Dan dia melakukan perjalanan ke luar angkasa tahun lalu dengan New Shepard milik Blue Origin.
 
 
Harding, diketahui merupakan seorang pengusaha Inggris dan ketua Action Aviation. Dirinya pernah mempratinjau penyelamannya untuk melihat bangkai kapal Titanic di sebuah posting Facebook.
 
Harding, seorang juga merupakan pilot angkutan udara berlisensi yang memegang tiga Rekor Dunia Guinness, adalah "individu yang luar biasa berprestasi yang telah berhasil melakukan ekspedisi yang menantang," kata Action Aviation dalam sebuah pernyataan.
 
Penumpang lainnya adalah Shahzada dan Suleman Dawood. Shahzada Dawood adalah wakil ketua Engro Corporation Limited, sebuah bisnis luas yang berkantor pusat di Karachi, Pakistan. Suleman Dawood adalah putranya, kata keluarga itu dalam sebuah pernyataan.
 
Keluarga Dawood sama-sama warga negara Inggris, menurut seorang kolega.
Shahzada Dawood, seorang suami dan ayah dari dua anak, menyukai fotografi, berkebun, dan menjelajahi habitat alami, menurut keluarganya.
 
 
Suleman Dawood, di sisi lain merupakan seorang mahasiswa, sangat menyukai sastra fiksi ilmiah dan mempelajari hal-hal baru. Samad Dawood, saudara laki-laki Shahzada, mengatakan kepada ABC News bahwa dia, saudara perempuannya, dan ayahnya semuanya pergi ke Newfoundland dengan harapan akan kabar yang lebih baik.
 
Kemudian ada Paul-Henri Nargeolet. Paul-Henri Nargeolet, yang dikenal sebagai PH, seorang penyelam dan peneliti Titanic, termasuk di antara para penumpang. Dia adalah direktur Underwater Research di RMS Titanic Inc., menurut perusahaan tersebut. Nargeolet memimpin enam ekspedisi ke situs Titanic, terakhir pada tahun 2010 lalu. 
 
Terakhir adalah Stockton Rush, orang dalam perusahaan OceanGate Expedition. Menurut situs web OceanGate, Stockton Rush mengawasi strategi keuangan dan teknik OceanGate dan memberikan visi yang jelas untuk pengembangan kapal selam berkemampuan 4.000 meter (13.123 kaki) dan 6.000 meter (19.685 kaki) serta platform peluncuran dan pemulihan mitra mereka.
 
Rush, yang mempelajari teknik kedirgantaraan di Universitas Princeton dan memperoleh gelar MBA dari University of California, Berkeley, telah menulis banyak artikel teknik tentang kendaraan kapal selam berawak dalam operasi bawah laut menurut web OceanGate.
 
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore