Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 April 2023 | 01.47 WIB

Gelar Latihan Perang Terakhir, Tiongkok Unjuk Kekuatan Besar-besaran

Tiongkok telah menuntaskan latihan perang di sekitar wilayah Taiwan. Pada hari terakhir, Senin (10/4), Beijing unjuk kekuatan besar-besaran. - Image

Tiongkok telah menuntaskan latihan perang di sekitar wilayah Taiwan. Pada hari terakhir, Senin (10/4), Beijing unjuk kekuatan besar-besaran.

JawaPos.com – Tiongkok telah menuntaskan latihan perang di sekitar wilayah Taiwan. Pada hari terakhir, Senin (10/4), Beijing unjuk kekuatan besar-besaran. Untuk kali pertama angkatan laut Tiongkok menyimulasikan serangan pesawat tempur dengan menggunakan kapal induk.

Kementerian Pertahanan Taiwan melaporkan, selama 24 jam terakhir, empat jet tempur J-15 telah menyeberang ke bagian tenggara zona identifikasi pertahanan udara (ADIZ) Taiwan. J-15 adalah versi jet tempur J-11 yang dikembangkan untuk digunakan pada armada kapal induk Beijing yang terus bertambah.

Menurut para pengamat, sangat mungkin jet itu berasal dari kapal Shandong, satu di antara dua kapal induk milik Tiongkok. Shandong dikerahkan di wilayah barat Samudra Pasifik, sekitar 320 kilometer dari Taiwan.

Militer Tiongkok mengonfirmasi bahwa Shandong ikut berpartisipasi dalam latihan kemarin. Pesawat-pesawat tempur yang membawa peluru asli telah melakukan beberapa gelombang simulasi serangan terhadap sasaran-sasaran penting.

Latihan Tiongkok itu disiarkan langsung di televisi nasional dan diputar di berbagai lokasi, termasuk rumah makan. CCTV, salah satu media pemerintah, melaporkan bahwa Komando Teater Timur PLA melanjutkan latihan militer di sekitar Taiwan sebagai bagian dari Operasi Pedang Gabungan yang dimulai dua hari sebelumnya.

’’Latihan hari Senin berfokus pada blokade laut dan serangan penyergapan yang ditargetkan pada kapal tambat musuh di Selat Taiwan serta barat laut, barat daya, dan perairan timur Taiwan,’’ bunyi laporan CCTV, seperti dikutip CNN.

Mereka melaporkan, PLA telah menyelesaikan latihan militer. Secara komprehensif menguji kemampuan tempur gabungan dari pasukan militer terintegrasinya dengan situasi pertempuran yang sebenarnya. Mereka siap bertempur setiap waktu dan akan menghancurkan segala upaya separatis kemerdekaan Taiwan maupun campur tangan asing.

Berdasar Undang-Undang Hubungan Taiwan, AS wajib menyediakan persenjataan pertahanan untuk Taiwan. Namun, belum diketahui pasti apakah AS akan membela Taiwan jika terjadi percobaan serangan dari Tiongkok. Sebab, saat ini pemerintah AS menuai banyak kritik di dalam negeri karena menggelontorkan terlalu banyak bantuan ke Ukraina.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore