
Photo
JawaPos.com – Duta Besar Ukraina untuk Indonesia Vasyl Hamianin menyambangi redaksi Jawa Pos di Surabaya, Senin (21/11). Dalam pertemuan itu, Hamianin menegaskan kembali perjuangan Ukraina dalam menghadapi invasi Rusia.
Hamianin menegaskan bahwa negaranya tidak akan berhenti melakukan perlawanan. Menurut dia, saat ini Rusia menghadapi situasi yang sulit. Kekuatan prajuritnya habis hingga mereka melakukan perekrutan warga sipil. Kremlin juga mulai menggunakan tank dan kendaraan lama keluaran 1940–1960 di era Uni Soviet.
Suplai makanan tentara Rusia di Ukraina yang ditemukan penduduk menunjukkan bahwa itu sudah kedaluwarsa. Rusia tidak memiliki intelijen di Ukraina. Jadi, mereka menyerang dengan membabi buta karena tidak tahu posisi tentara Ukraina di mana saja. ’’Perang bakal berlangsung hingga Rusia kalah,’’ katanya kepada Jawa Pos.
Namun, situasi ketersediaan pangan ke depan mungkin bakal sulit jika perang masih terus berlangsung. Sebab, saat ini Ukraina tidak bisa bercocok tanam dengan baik seperti sebelumnya. Karena fokus mengurus perang, lahan pertanian tidak terlalu diperhatikan.
Padahal, untuk bercocok tanam, ada tahapannya dan waktu untuk menunggu tanaman bisa dipanen. Selama ini Ukraina dikenal sebagai lumbung pangan. Mereka adalah penghasil dan pengekspor biji-bijian terbesar dunia. Salah satunya gandum yang jadi bahan utama roti dan mi. ’’Kita mungkin akan menghadapi krisis pangan yang buruk ke depannya,’’ ucapnya.
Terkait situasi di Zaporizhzhia, Hamianin meyakini Rusia tidak akan benar-benar menyerang PLTN tersebut. Kremlin tidak cukup bodoh untuk meledakkan fasilitas nuklir terbesar di Eropa tersebut. Sebab, angin akan membawa kontaminasi ke wilayah Rusia, Laut Hitam, dan Turki. ’’Serangan tersebut dan senjata nuklir hanyalah sebuah ancaman untuk pemerasan,’’ ungkapnya.
Senjata nuklir taktikal Rusia juga dinilai sudah kedaluwarsa. Bahkan sejak 1996. Senjata itu selama ini dirawat oleh para ahli dari Ukraina dan sejak 2014 mereka tak lagi melakukan perawatan. Hamianin meyakini senjata nuklir tersebut tidak akan bekerja maksimal tanpa perawatan sama sekali.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

4 Keunggulan Introvert yang Kini Justru Diinginkan oleh Banyak Orang Pada Era Modern
Profil Kalam Salan, Anggota Parlemen Malaysia yang Kritik Prabowo Pakai Bahasa Jawa
Prediksi Skor Persik Kediri vs PSS Sleman: Macan Putih Diunggulkan Menang
4 Faktor yang Membentuk Kepribadian Introvert Menurut Penjelasan Psikologi
Debut di ITB Ultra Marathon 2026, Alumni ITS Langsung Rebut Gelar Juara
Prediksi Skor Getafe vs Lugano: Tamu Datang dengan Modal Positif
Prediksi Skor Bournemouth vs AC Milan: The Cherries Berpeluang Perpanjang Tren Positif
Prediksi Skor Kairat vs Panathinaikos: Wakil Yunani Diunggulkan, Duel Sengit di Kazakhstan
Panser Biru Tanggapi Sanksi PSIS dan Larangan 6 Kali Away Usai Kericuhan di Ciamis
Prediksi OFI Crete vs Bayer Leverkusen: Tuan Rumah Terpuruk, Tim Tamu Lebih Diunggulkan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022