
Photo
JawaPos.com - Amerika Serikat bakal mengubah Taiwan menjadi depot senjata raksasa. Saat ini, AS mulai membangun depot senjata di sana. Langkah itu dilakukan sebagai antisipasi jika suatu saat Tiongkok menyerang Taiwan.
Para pejabat AS mengatakan Taiwan perlu menjadi landasan dengan senjata yang cukup untuk bertahan jika militer Tiongkok memblokade dan menyerang. Mereka mengintensifkan upaya untuk membangun persediaan senjata raksasa di Taiwan setelah mempelajari latihan angkatan laut dan udara militer Tiongkok di sekitar pulau itu.
Latihan itu menjadi sinyal bahwa Tiongkok mungkin akan memblokade pulau itu sebagai awal dari setiap upaya invasi, dan Taiwan harus bertahan sendiri sampai AS atau negara lain campur tangan. Namun, upaya untuk mengubah Taiwan menjadi gudang senjata menghadapi tantangan.
AS dan sekutunya telah memprioritaskan pengiriman senjata ke Ukraina. Dan belum jelas bagaimana reaksi Tiongkok dengan langkah AS ini.
Memasok Senjata Diam-Diam
Para pejabat AS sedang menentukan jumlah dan jenis senjata yang dijual ke Taiwan. Langkah itu dilakukan diam-diam dan memberitahukan ke pejabat Taiwan.
Pemerintahan Joe Biden mengumumkan pada 2 September bahwa mereka telah menyetujui paket senjata keenam untuk Taiwan. Penjualan USD 1,1 miliar yang mencakup 60 rudal antikapal Harpoon. Pejabat AS juga mendiskusikan bagaimana merampingkan proses penjualan dan pengiriman.
Biden mengatakan bahwa AS tidak mendukung kemerdekaan Taiwan. Ia menambahkan, itu keputusan Taiwan. Sejak 1979, Washington memiliki kebijakan untuk meyakinkan Beijing bahwa mereka tidak mendukung kemerdekaan.
Respons Tiongkok
Menteri luar negeri Tiongkok, Wang Yi, mengatakan dalam pidatonya di Asia Society bulan lalu bahwa AS merusak posisi itu dengan pertukaran resmi dan penjualan senjata yang berulang, termasuk banyak senjata ofensif.
Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok melakukan latihan pada Agustus dengan kapal angkatan laut dan jet tempur di zona yang dekat dengan Taiwan. Tiongkok juga menembakkan rudal balistik ke perairan lepas pantai Taiwan, empat di antaranya melewati pulau itu.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
