Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 5 September 2022 | 22.45 WIB

Uni Eropa Tolak Kehadiran Putin di G20 Bali, tapi Boikot Bukan Solusi

European Commission President Ursula von der Leyen speaks during the European Union Summit at the Europa building in Brussels on December 13, 2019. (Photo by Kenzo TRIBOUILLARD / AFP) - Image

European Commission President Ursula von der Leyen speaks during the European Union Summit at the Europa building in Brussels on December 13, 2019. (Photo by Kenzo TRIBOUILLARD / AFP)

JawaPos.com - Komisi Uni Eropa menolak kehadiran Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pertemuan G20 di Bali pada November nanti. Hal itu karena Eropa menentang invasi Rusia ke Ukraina. Jika Putin hadir, Eropa ingin agar Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky juga diundang.

Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen mengajukan keberatan atas undangan Putin. Von der Leyen mengatakan kepada ZDF bahwa semua pihak harus hati-hati menghadapi isu ini dan mengatakan boikot bukan jalan keluar.

"Sangat hati-hati apakah kita akan melumpuhkan (boikot) seluruh G20, saya tidak menganjurkan itu. Menurut pendapat saya, G20 terlalu penting, juga untuk negara-negara berkembang, bahwa kita tidak boleh membiarkan tubuh ini dihancurkan oleh Putin," katanya.

Von der Leyen menambahkan sebaiknya Zelensky juga diundang oleh Indonesia dalam upaya untuk memulai negosiasi, meski Ukraina bukan anggota G20. Sementara itu, Inggris mengatakan bahwa Rusia tidak memiliki hak moral untuk menghadiri konferensi G20. Hal itu disampaikan oleh seorang pejabat Kementian Luar Negeri Inggris yang dikutip oleh Kyiv Independent.

Anggota parlemen Inggris Rishi Sunak juga telah meminta G20 untuk mengecualikan Vladimir Putin dalam G20 sampai Rusia menyelesaikan agresinya di Ukraina. Seorang perwakilan Sunak menyatakan bahwa mitra dan sekutu G20 Inggris memiliki tanggung jawab kolektif untuk mengecam perilaku Putin.

"Duduk satu meja dengannya tidak cukup baik ketika dia bertanggung jawab atas anak-anak yang terbunuh saat mereka tidur," lapor Kyiv Independent.

Eropa menolak duduk bersama Putin satu meja sampai Putin menghentikan pertempuran yang melanggar hukum di Ukraina. Selain Putin, Presiden Tiongkok Xi Jinping juga dipastikan hadir dalam pertemuan G20.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore