
Photo
JawaPos.com - Sebuah keajaiban dialami Yvonne Khoo, warga Singapura yang dirawat di unit perawatan intensif (ICU) di Rumah Sakit Umum Singapura (SGH) pada 1 November 2021. Ia terinfeksi Covid-19 dalam kondisi parah dan harus dibantu tabung oksigen.
Tubuhnya dihubungkan ke mesin pendukung kehidupan. Bahkan, ia sempat batuk darah di ambulans saat dia dibawa ke SGH dan dibius oleh staf medis darurat. Khoo, 37, tidur sangat lama sebenarnya dan sangat dekat dengan kematian. Ia mengira terkena infeksi Covid-19 ringan namun berkembang menjadi gagal pernapasan yang parah.
Dia hamil 25 minggu dan memiliki penyakit ginjal yang mendasarinya. Untuk menyelamatkan nyawanya, dokter menghubungkannya ke mesin oksigenasi membran ekstrakorporeal (Ecmo), yang jarang digunakan pada wanita hamil, terutama mereka yang berada di akhir kehamilan.
"Mereka terus mengatakan kepada saya bahwa itu adalah keajaiban (saya selamat) tetapi saya tidak mengerti," kata Khoo kepada The Straits Times seperti dilansir Asia One.
"Baru ketika saya mendengar dokter mengatakan kepada suami saya untuk siap mental kehilangan saya, saya terkejut, karena mengatakan hal seperti itu berarti pasti sangat serius," katanya dalam bahasa Mandarin.
Ini bukan pertama kalinya Khoo bersinggungan dengan Covid-19. Pada September, dia dites positif terkena virus Korona dan dirawat di rumah sakit karena kehamilannya menempatkannya pada risiko yang lebih tinggi. Tapi, Khoo tidak menunjukkan gejala dan dipulangkan setelah seminggu observasi dan tes negatif.
Jadi, ketika dia mulai mengalami gejala sebulan kemudian dan mendapat hasil positif dari alat tes mandiri pada 22 Oktober, dia memutuskan untuk beristirahat di rumah daripada pergi ke klinik atau rumah sakit karena dia pikir dia akan pulih secepat sebelumnya.
Menurut Kementerian Kesehatan Singapura, kasus reinfeksi cukup jarang terjadi. Hingga Agustus, sepertiga dari 32 kasus infeksi ulang yang dikonfirmasi adalah penghuni asrama, sedangkan sisanya adalah kasus impor.
Pada 26 Oktober 2021, Khoo memperhatikan bahwa pembacaan oksimeternya sekitar 80 persen. Pembacaan oksigen darah normal biasanya antara 95 dan 100 persen. Jadi dia memanggil ambulans dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Changi (CGH).
Dia kemudian dipindahkan ke SGH karena dia hamil dengan kondisi medis yang mendasarinya, yang membuat kasusnya rumit. Pada saat dia mencapai SGH, kadar oksigennya serendah 70 persen dan dia segera diintubasi dan dihubungkan ke mesin pernapasan.
Tim medis di SGH mempertimbangkan untuk segera melahirkan bayi Madam Khoo sehingga ia akan membutuhkan lebih sedikit dukungan oksigen untuk bertahan hidup. Tapi kondisi Khoo memburuk dengan cepat.
Konsultan senior di departemen pengobatan pernapasan dan perawatan kritis SGH, Sewa Duu Wen, mengatakan Ecmo, pihaknya memberi waktu bagi putra Khoo yang belum lahir untuk berkembang di dalam rahimnya saat dia distabilkan dan dirawat. Khoo memiliki kecenderungan infeksi Covid-19 yang sangat parah karena pengobatan untuk penyakit ginjal yang mendasarinya telah melemahkan sistem kekebalannya. Dia juga belum divaksinasi, menempatkannya pada risiko yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan ibu hamil lainnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
