
Mobil dikacangi vandalisme. (FACEBOOK - Kepolisian Waverley)
JawaPos.com - Dalam bahasa Indonesia, ”dikacangin” berarti tak dianggap. Bukan padanannya, ungkapan dalam bahasa Inggris yang menyeret kacang dalam susunannya, ”spill the beans”, bermakna membuka rahasia secara tak sengaja.
Tapi, kini nun di Desa Wonersh, Waverley, di bagian tenggara Inggris, ungkapan menggunakan kacang punya definisi baru: vandalisme. Mengutip Toronto Sun, belakangan marak tindakan berandalan dengan menumpahkan kacang (yang tentu sudah dimasak) dan beberapa makanan lain ke teras atau mobil warga.
”Para korban tentu saja stres dengan tindakan kurang ajar ini.” Demikian pernyataan Kepolisian Waverley dalam unggahan di akun Facebook mereka.
Pelaku yang biasa beraksi pada dini hari atau jelang pagi itu belum juga bisa ditangkap sampai kemarin (24/8). Padahal, patroli sudah diperketat.
Polisi meminta warga aktif memberikan informasi kepada mereka. Tapi, sejauh ini belum ada yang ”spill the beans.” Apa karena khawatir laporan mereka ”dikacangin” polisi?

Resmi! Daftar Line Up Skuad Clash of Legends 2026 Barcelona Legends vs DRX World Legends di GBK
Harga LPG Non Subsidi Naik per 18 April 2026, Cek Daftar Harga Terbarunya!
Heboh Isu Perselingkuhan Istri Ahmad Sahroni dengan Seorang Duda Drummer Band Tahun 90-an, Netizen: Ketahuan Mulu Mesra-mesraan di Publik
Dugaan Penipuan Lowongan Kerja Libatkan Eks Camat Pakal, DPRD Surabaya Desak Pengawasan ASN Diperketat
Kecewa Berat! Francisco Rivera Ungkap Kondisi Ruang Ganti Persebaya Surabaya Usai Kalah dari Madura United
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Deretan 11 Kuliner Pempek Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan
Kick-off Sempat Dimajukan! Ini Jadwal Resmi Persib Bandung vs Arema FC di GBLA
Tak Ada Timnas Indonesia U-17! Klasemen Runner-up Terbaik Piala AFF U-17 2026 Usai Thailand Dikalahkan Laos
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
