
Pemain Persebaya Francisco Rivera. (Istimewa)
JawaPos.com - Kapten Persebaya Surabaya Francisco Rivera mengungkapkan kondisi ruang ganti setelah menelan kekalahan 1-2 dari lawannya Madura United dalam laga pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat malam.
"Percayalah, saat di ruang ganti, semua sangat kecewa, pemain dan staf, kami sedih karena kami kalah hari ini,” kata Rivera saat konferensi pers setelah pertandingan di Stadion GBT Surabaya, Jumat malam.
Ia menilai, secara permainan Persebaya sebenarnya mampu mengontrol jalannya pertandingan dan menjalankan rencana yang telah disiapkan oleh pelatih.
Baca Juga:Duel Dua Macan Luka! Ini Prediksi Skor Chelsea vs Manchester United di Pekan 33 Liga Inggris
Namun demikian, ia mengakui kegagalan dalam memanfaatkan peluang menjadi gol menjadi faktor utama yang membuat tim harus menelan kekalahan.
“Kami menciptakan banyak peluang, tapi kami tidak bisa mencetak gol,” ucapnya.
Sementara itu, pelatih Persebaya Bernado Tavares juga menyampaikan permintaan maaf kepada suporter Bonek dan Bonita atas hasil yang tidak sesuai harapan, meskipun para pemain telah menunjukkan kerja keras di lapangan.
Ia memahami kekecewaan suporter, terlebih pertandingan berlangsung di kandang sendiri dengan dukungan penuh dari tribun.
“Saya juga kecewa dan saya minta maaf karena kami tidak suka kalah,” ucap Tavares.
Pelatih asal Portugal itu, juga menyoroti kondisi skuad yang belum sepenuhnya ideal akibat sejumlah pemain yang mengalami cedera, sehingga mempengaruhi pilihan strategi di lapangan.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
