Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 14 Februari 2019 | 06.31 WIB

Pasangan di Jepang Minta Pencuri Jangan Lupa Siram Bonsai Rp 1,6 M

Pasangan suami istri asal Saitama, Tokyo, Jepang, tersebut memohon kepada para pencuri untuk merawat bonsai yang mereka ambil - Image

Pasangan suami istri asal Saitama, Tokyo, Jepang, tersebut memohon kepada para pencuri untuk merawat bonsai yang mereka ambil

JawaPos.com – Harapan Fuyumi dan Seiji Iimura untuk bersua lagi dengan bonsai kesayangan mereka sudah habis. Yang bisa mereka lakukan saat ini hanya berharap agar tanaman yang dirawat seperti anak sendiri itu tetap hidup. Karena itulah, kemarin (12/2) pasangan suami istri asal Saitama, Tokyo, Jepang, tersebut memohon kepada para pencuri untuk merawat bonsai yang mereka ambil.


’’Saya ingin agar siapa pun yang mengambil memastikan bonsai itu disiram,’’ ujar Fuyumi sebagaimana dilansir Reuters.


Tujuh bonsai dicuri dari taman milik pasangan tersebut selama beberapa hari berturut-turut sekitar sebulan lalu. Total kerugian mencapai JPY 13 juta (Rp 1,65 miliar). Laporan polisi sudah dibuat, tetapi para pelaku tidak kunjung ketemu.


Salah satu yang dicuri adalah shimpaku juniper, jenis tanaman yang paling dicari para kolektor dan pencinta bonsai. Jika lupa disiram selama tujuh hari, tanaman itu akan mati.


Namun, dengan perawatan yang tepat, mereka bisa hidup beratus-ratus tahun. Shimpaku juniper adalah yang termahal. Harganya sekitar JPY 10 juta atau setara Rp 1,27 miliar. Sebab, bonsai tersebut sudah berusia ratusan tahun dan langka.


’’Orang yang berpengalaman dengan bonsai pasti terlibat dalam pencurian ini,’’ kata Seiji.


Seiji merupakan master pembudi daya bonsai generasi kelima. Keluarganya membudidayakan bonsai sejak zaman Edo yang berakhir pada 1868. Dilansir Washington Post, keluarga Seiji mendapatkan bonsai shimpaku juniper yang dicuri tersebut pada empat abad lalu dan menyerahkannya turun-temurun kepada para penerusnya.


Di rumah keluarga Fuyumi dan Seiji Iimura, ada sekitar 3.000 bonsai yang dipajang. Penduduk sekitar boleh melihatnya secara bebas. Shimpaku juniper yang supermahal juga bebas dilihat. Setelah pencurian tersebut, pasangan itu memasang kamera CCTV.


Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore