Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 18 Januari 2019 | 00.24 WIB

Beli Tiket Pesawat Rp 23,6 Juta Malah Berakhir Ngesot di Lantai

ILUSTRASI PENERBANGAN - Image

ILUSTRASI PENERBANGAN

JawaPos.com – TUI Airways menjadi sorotan. Otoritas Penerbangan Sipil Inggris menyelidiki maskapai tersebut pasca tayangan Rip Off Britain: Holiday disiarkan BBC One Minggu (13/1). Dalam siaran tersebut, Paula dan Ian Taylor mengatakan pernah duduk di lantai saat terbang dengan pesawat TUI.


Paula mengungkapkan bahwa Juni lalu dirinya dan keluarga berlibur ke Spanyol. Paula bersama Ian, suaminya, serta putri mereka, Brooke, bersenang-senang di Mahon, Menorca. Pulangnya, mereka naik TUI tujuan Birmingham, Inggris. ’’Kami sudah pesan tiga tiket seharga GBP 1.300 (sekitar Rp 23,6 juta),’’ kata Paula.


Pada hari H keberangkatan, keluarga asal Alcester, Warwickshire, itu pergi ke bandara lebih awal. Tujuannya, bisa check-in lebih awal. Dengan begitu, mereka bisa duduk berdekatan. Nah, mereka mendapat kursi nomor 41 D, E, dan F.


Tetapi, saat boarding, Paula dan keluarga harus gigit jari. Sebab, tidak ada kursi dengan nomor yang didapat mereka. ’’Di bagian yang seharusnya ada kursi kami itu tidak ada apa-apa. Kosong,’’ ujar Paula sebagaimana dikutip The Telegraph.


Setelah penumpang masuk dan duduk semua, ternyata hanya ada satu kursi yang tersisa. Kursi tersebut diberikan kepada Brooke agar bocah 10 tahun tersebut bisa duduk. Sedangkan Paula dan Ian diminta duduk di kursi lipat di area pramugari.


Saat pesawat lepas landas, Paula komplain ke pramugari di dekatnya. Namun, mereka tidak mengindahkan. Sebab, begitu pesawat dalam kondisi cruise, para awak pesawat sibuk memberikan jatah makanan kepada penumpang.


Karena makanan itu disimpan di balik kursi lipat yang mereka duduki, Paula dan Ian harus menyingkir saat pramugari sibuk. Pasangan suami-istri tersebut lantas duduk di lantai kotor di area kosong. Sekitar 2 jam perjalanan mereka hanya selonjoran kaki. Brooke yang tak mau sendirian duduk di kursi lantas ikut duduk di lantai.


Begitu pesawat tiba di Birmingham, Paula mengajukan komplain. Tetapi, maskapai penerbangan hanya memberikan kompensasi GBP 30 (Rp 543,7 ribu) sebagai wujud iktikad baik.


Namun, TUI langsung berubah 180 derajat ketika kisah Paula ditayangkan BBC One. TUI mengembalikan semua uang tiket mereka. TUI bahkan meminta maaf karena ketika masalah tersebut terjadi tidak langsung diatasi dengan baik. Mereka berencana bertemu langsung dengan Paula dan keluarganya untuk menyampaikan permintaan maafnya.


’’Itu terjadi karena penggantian pesawat pada detik-detik terakhir,’’ bunyi sanggahan TUI sebagaimana dikutip Fox News. Konfigurasi tempat duduk pesawat tersebut berbeda sehingga nomor kursi yang dipesan Paula dan keluarga tidak ada. TUI sudah menawarkan untuk menjadwalkan ulang penerbangan, tetapi Paula menolak. TUI berjanji akan melakukan penyelidikan internal terkait kasus tersebut.

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore