
Kerumunan laki-laki penganut Hindu dalam kondisi emosi mencegah perempuan memasuki Kuil Sabarimala, India karena para perempuan tersebut dalam kondisi menstruasi
JawaPos.com - Kerumunan laki-laki penganut Hindu dalam kondisi emosi mencegah perempuan memasuki Kuil Sabarimala, India karena para perempuan tersebut dalam kondisi menstruasi. Dilansir dari BBC pada Rabu, (17/10), beberapa orang termasuk seorang perempuan tua terluka ketika orang banyak melemparkan batu ke kendaraan dan menyerang petugas polisi. Sebelumnya, kuil tersebut secara historis tertutup bagi perempuan yang sedang menstruasi.
Hinduisme menganggap perempuan yang menstruasi sebagai najis dan melarang mereka berpartisipasi dalam ritual keagamaan. Tetapi sementara kebanyakan kuil Hindu memungkinkan perempuan untuk masuk selama mereka tidak sedang menstruasi.
Kuil Sabarimala melarang perempuan menstruasi berdoa di dalamnya. Peraturan tersebut dibatalkan oleh Mahkamah Agung bulan lalu, dengan pembelaan hak untuk menjalankan agama tersedia bagi laki-laki dan perempuan.
Ketika hari semakin panas, para pengunjuk rasa semakin gelisah. Mereka berkumpul di sekitar jalan bercabang di jalan, memblokir jalan, mencari perempuan usia produktif karena mereka berpotensi masih mendapatkan menstruasi.
Beberapa perempuan nampak harus dilindungi oleh polisi. Massa kemudian berbalik pada wartawan. “Kami telah meletakkan kamera kami karena kami telah diberitahu itu berbahaya. Kami melihat seorang wartawan perempuan diserang. Kami melihat mobil reporter lain telah dihancurkan. Mobil kami sendiri dipukul dengan botol,” ujar koresponden BBC News di Kerala, India, James Clayton.
Setiap tahun, jutaan laki-laki mendaki bukit yang curam untuk mengunjungi kuil, yang diyakini berusia sekitar 800 tahun. Mereka melakukan puasa 41 hari yang ketat sebelum mereka memulai ziarah.
Kampanye untuk mengizinkan perempuan ke kuil ini dimulai pada tahun 2016 setelah protes oleh siswa perempuan. Siswa perempuan tersebut marah dengan pernyataan kepala kuil Sabarimala bahwa dia akan mengizinkan perempuan untuk masuk hanya saat mereka tidak sedang menstruasi.
Para pemohon yang mengajukan banding ke Mahkamah Agung untuk mencabut larangan tersebut mengatakan bahwa kebiasaan ini melanggar kesetaraan gender yang dijamin berdasarkan konstitusi India. Kuil ini menjadi situs keagamaan ketiga di India di mana perempuan mendapatkan hak untuk masuk melalui intervensi peradilan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
