Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 September 2018 | 00.15 WIB

Sistem Pembayaran Baru Bikin Antrean Panjang di Pom Bensin Venezuela

residen Venezuela Nicolas Maduro telah membuat sistem pembayaran baru bagi pembelian bahan bakar. Hal itu berpengaruh juga kepada antrian yang memanjang yang terlihat pada Selasa, (4/9). Para Pengemudi Venezuela dilaporkan dengan sabar dan rela menanti - Image

residen Venezuela Nicolas Maduro telah membuat sistem pembayaran baru bagi pembelian bahan bakar. Hal itu berpengaruh juga kepada antrian yang memanjang yang terlihat pada Selasa, (4/9). Para Pengemudi Venezuela dilaporkan dengan sabar dan rela menanti

JawaPos.com – Presiden Venezuela Nicolas Maduro telah membuat sistem pembayaran baru bagi pembelian bahan bakar. Hal itu berpengaruh juga kepada antrean panjang yang terlihat pada Selasa (4/9). Para Pengemudi Venezuela dilaporkan dengan sabar dan rela menanti demi bahan bakar.


Di tengah krisis besar-besaran, Maduro sangat yakin sistem pembayaran terbaru akan berhasil menekan angka penyelundupan bahan bakar. Sistem yang baru ini juga dipercaya dapat menambah beban harga internasional pada bahan bakar.


Dilansir Reuters pada Rabu (5/9), kenaikan harga bahan bakar ini akan menjadi catatan sejarah baru dalam 20 tahun terakhir. Dilaporkan sejak kerusuhan pada 1989 pecah, masalah bahan bakar menjadi salah satu topik paling sensitif di Venezuela.


Namun dengan perencanaan tesebut, masyarakat mengeluhkan tentang mesin-mesin bensin yang tidak berjalan dengan baik. Tak hanya itu, petugasnya pun tercatat sangat sedikit. Sehingga pengemudi harus mengisi bensin mereka sendiri hanya dengan bantuan satu petugas.


Sedari pagi-pagi buta, para pengemudi itu telah datang dan sabar mengantre demi mendapatkan bahan bakar. Mereka takut apabila kehabisan stok bahan bakar.


Namun Maduro tetap optimistis pada rencananya karena dengan cara ini dapat menguntungkan para pemegang kartu Fatherland. Ia juga berencana menaikkan harga bahan bakar yang dimulai Oktober mendatang.


Meski dihujani kritik karena kartu Fatherland karena dianggap sebagai modus untuk mengumpulkan data masyarakat, namun kartu fatherland tercatat memiliki banyak keuntungan bagi para pemegangnya. Seperti makanan bersubsidi dan obat-obatan gratis.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore