
Penangkapan Presiden Venezuela Nicholas Maduro di Amerika Serikat (Reuters)
JawaPos.com - Mantan Presiden Venezuela Nicolas Maduro, dijadwalkan meminta hakim federal Amerika Serikat (AS) untuk membatalkan dakwaan narco-terorisme terhadap dirinya. Hal ini karena Washington dinilai menghambat kemampuannya untuk membangun pembelaan hukum.
Hakim Alvin Hellerstein sebelumnya menjadwalkan sidang untuk memberikan kesempatan kepada pengacara Maduro dan istrinya, Cilia Flores, meninjau bukti, menyusun mosi prapersidangan, serta kemungkinan menetapkan jadwal persidangan.
Dalam sidang tersebut, Maduro diperkirakan akan meminta pembatalan perkara di tengah sengketa biaya hukum, karena pengacaranya, Barry Pollack, tidak dapat menerima pembayaran dari Venezuela tanpa pengecualian sanksi AS yang hingga kini belum diberikan.
Pollack mengatakan Kantor Pengawasan Aset Asing Departemen Keuangan AS sempat menyetujui, lalu mencabut kembali izin yang memungkinkan Venezuela membayar biaya hukumnya.
Ia menambahkan bahwa karena sanksi AS terhadap Maduro dan pemerintah Venezuela, pembayaran semacam itu memerlukan otorisasi resmi.
Ia berpendapat pencabutan tersebut melanggar hak konstitusional Maduro untuk mendapatkan pembelaan yang layak, pandangan yang juga didukung oleh pengacara Flores. Mereka juga meminta sidang untuk meninjau proses pengambilan keputusan pemerintah jika perkara tidak dibatalkan.
Jaksa menyatakan bahwa izin tersebut sempat diberikan karena kesalahan dan kemudian dicabut, seraya menambahkan bahwa Maduro dan istrinya tetap dapat menggunakan dana pribadi mereka di Venezuela untuk menanggung biaya hukum.
Para pengacara menyebut peluang Maduro untuk mengakses dana pembelaan sangat terbatas, meskipun ia berhak atas pengacara yang ditunjuk pengadilan, sementara ia dan istrinya membantah dakwaan terkait narkoba dan senjata selama berada dalam tahanan AS.
Pollack juga menyatakan akan menggugat legalitas penangkapan Maduro serta berargumen bahwa ia memiliki kekebalan dari penuntutan, dengan alasan dugaan pelanggaran terjadi saat ia masih menjabat sebagai presiden.
Maduro dan istrinya masih ditahan di fasilitas federal di New York setelah penangkapan pada 3 Januari dalam operasi militer AS di Caracas, yang diikuti dengan dakwaan atas tuduhan narco-terorisme dan perdagangan kokain.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
