Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 Agustus 2018 | 12.05 WIB

Jamaah Haji Nanti Disediakan Kamar Kapsul Gratis

Setiap orang yang tidur siang akan memiliki tiga jam akses ke kamar kapsul yang diimpor dari Jepang dengan biaya sekitar USD 1.114. Ketika para jamaah bangun untuk waktu shalat, para pekerja akan membersihkannya sebelum menyerahkannya kepada jamaah beriku - Image

Setiap orang yang tidur siang akan memiliki tiga jam akses ke kamar kapsul yang diimpor dari Jepang dengan biaya sekitar USD 1.114. Ketika para jamaah bangun untuk waktu shalat, para pekerja akan membersihkannya sebelum menyerahkannya kepada jamaah beriku

JawaPos.com - Arab Saudi dalam waktu dekat akan memperkenalkan kamar kapsul di Mina, Arab Saudi. Dilansir AFP pada Sabtu, (18/8), diperkirakan akan ada sekitar dua juta Muslim yang berkumpul untuk menunaikan ibadah haji, salah satu dari lima rukun Islam.


Kepala Badan Amal Saudi Mansour Al Amer menggesek kartu untuk mencoba kamar kapsul, mengingatkan pada hotel kapsul terkenal di Jepang. Tapi kapsul ini berada di Arab Saudi.


Nantinya, kamar kapsul akan menyediakan layanan tidur siang gratis. Menjadi bagian dari langkah-langkah baru Saudi yang digulirkan tahun ini dalam upaya untuk memodernisasi praktik haji yang telah berusia berabad-abad. Pemerintah juga telah memperkenalkan aplikasi untuk terjemahan langsung dan perawatan medis darurat.


Setiap kamar kapsul adalah fiberglass, dengan panjang kurang dari tiga meter dan tinggi lebih dari satu mete, dilengkapi kasur, seprai bersih, AC, dan cermin besar yang cukup terang.


Kamar kapsul ditumpuk secara vertikal untuk menghemat ruang. "Kami selalu memikirkan para peziarah dan bagaimana membuat mereka lebih nyaman selama ritual haji," kata Amer kepada AFP.


Kamar kapsul untuk tidur siang menyediakan solusi bagi para peziarah dengan sarana terbatas yang tidak mampu memesan hotel di lokasi tetapi perlu istirahat sebentar selama haji.


Setiap orang yang tidur siang akan memiliki tiga jam akses ke kamar kapsul yang diimpor dari Jepang dengan biaya sekitar USD 1.114. Ketika para jamaah bangun untuk waktu shalat, para pekerja akan membersihkannya sebelum menyerahkannya kepada jamaah berikutnya.


"Ide ini sudah ada secara global, di Jepang misalnya, dan di beberapa kota di seluruh dunia. Kami percaya itu sangat cocok untuk tempat-tempat keramaian di tempat-tempat suci kami dan di Makkah," ujar Amer.


Menyediakan akomodasi untuk dua juta jamaah bukanlah PR kecil, dengan para pelancong yang tinggal di segala tempat. Mulai dari hotel bintang lima sampai tenda yang dipasangi lot kosong.


Otoritas Saudi mendorong inisiatif haji cerdas untuk memenuhi tuntutan haji yang semakin meningkat, yang bertepatan dengan upaya modernisasi kerajaan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore