
AS pisahknya anak-anak dari orangtua imigran ilegal
JawaPos.com - Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyatakan, sekitar 1.995 anak-anak dipisahkan dari 1.940 orang dewasa di perbatasan AS-Meksiko antara 19 Mei-31 Mei 2018. Hal ini terjadi sejak Presiden AS Donald Trump menerapkan kebijakan penegakkan peraturan imigran yang lebih ketat.
Angka itu meningkat dari 2016, yaitu ada 1.800 keluarga yang terpisah pada Oktober 2016 hingga Februari 2018. Penghitungan resmi total sekarang ada 4.000 anak-anak yang terpisah, belum termasuk Maret dan Awal april 2018.
Pada bulan Mei, Jaksa Agung AS Jeff Sessions mengumumkan kebijakan tanpa toleransi. Semua orang yang ditangkap memasuki AS secara ilegal akan dikenakan tuntutan pidana. Pada umumnya ini menyebabkan anak-anak dipisahkan dari orangtuanya.
"Keluarga-keluarga itu dipisahkan sehingga orangtua bisa dituntut secara kejam," kata Juru Bicara Departemen Keamanan Dalam Negeri, yang menolak disebutkan namanya seperti dilansir Reuters, Sabtu, (16/6).
"Para pengacara ingin kami mengabaikan hukum dan membiarkan mereka tetap dengan keluarga mereka. Namun kami tidak lagi membeda-bedakan semua kelas di masyarakat," tambahnya
Departemen Keamanan Dalam Negeri tidak segera menanggapi saat diminta memberikan rincian usia anak-anak yang terpisah dari orangtua mereka dan ditahan. Namun pejabat itu mengatakan mereka tidak memisahkan bayi dari orang dewasa.
Seorang petugas patroli perbatasan mengatakan, anak-anak kadang-kadang terpisah dari orang dewasa yang mereka tumpangi. Mereka hanyalah orangtua palsu, bukan orangtua kandung.
Sekitar 13 persen dari perpisahan keluarga dalam periode 17 bulan hingga Februari disebabkan dugaan penipuan.
Pejabat pemerintah tidak menjelaskan secara rinci di mana anak-anak ditahan. Setelah anak-anak dipisahkan, mereka diperlakukan sebagai anak di bawah asuhan oleh Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan, yang menampung mereka di fasilitas pemerintah. Menempatkan mereka dalam pengasuhan sementara, atau melepaskan mereka pada para orangtua adopsi di AS.
Langkah-langkah pemerintah yang memisahkan keluarga dikecam oleh para pakar medis, PBB, dan banyak pemimpin agama di AS. Jaksa Agung Jeff Sessions menyampaikan keprihatinan dari beberapa pemimpin gereja dalam sebuah pidato pada Kamis, (14/6). Mengutip sebuah bagian Alkitab yang berbicara tentang mengikuti hukum.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
